Harmoni: ketika bunyi dan manusia selaras
Harmoni adalah keselarasan, baik antara nada yang dibunyikan bersamaan maupun antara orang, warna, atau bagian dari suatu keseluruhan.
Kata harmoni lahir di dunia musik, lalu meluas ke kehidupan sehari-hari. Harmoni terjadi ketika bagian-bagian yang berbeda justru saling melengkapi dan tidak saling bertabrakan. Dalam arti sempit ia terkait dengan nada yang dimainkan bersamaan, dan dalam arti luas dengan kerukunan sosial.
- Keselarasan bunyi. *Tiga penyanyi itu menyatukan harmoni yang indah.*
- Keserasian warna atau bentuk. *Warna dinding berpadu harmoni dengan tirai.*
- Kerukunan. *Warga hidup dalam harmoni.*
- Cabang teori musik. *Ia belajar harmoni di sekolah musik.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| harmoni | nomina | keselarasan |
| harmonis | adjektiva | selaras atau rukun |
| harmonisasi | nomina | proses menyelaraskan |
| mengharmoniskan | verba | membuat selaras |
| keharmonisan | nomina | keadaan harmonis |
| berharmoni | verba | hidup selaras |
Contoh dalam kalimat
- Keluarga itu terkenal harmonis.Harmonis adalah adjektiva yang paling sering dipakai.
- Kedua negara berusaha menjaga keharmonisan hubungan.Ragam resmi dalam berita.
- Paduan suara menyanyikan lagu itu dalam empat suara harmoni.Istilah musik, bukan makna sosial.
Asal kata dan ejaan
- Harmoni berasal dari bahasa Belanda *harmonie*, yang bersumber dari bahasa Yunani *harmonía*, artinya sambungan atau kesesuaian.
- Dalam bahasa Yunani kuno, kata ini awalnya dipakai untuk menyebut penyambungan kayu dan kemudian untuk penyesuaian nada.
- Bentuk *harmoni* ditulis dengan i di akhir, bukan *harmony*, yang merupakan ejaan Inggris.
- Imbuhan -isasi membentuk harmonisasi, kata yang sering muncul dalam bahasa hukum dan ekonomi.
Apa bedanya harmoni dan harmonis?
Harmoni adalah nomina, harmonis adalah adjektiva.
Apakah harmoni selalu soal musik?
Tidak. Kata ini juga dipakai untuk keselarasan warna, desain, dan hubungan antarmanusia.