Gempa: mengapa tanah bergetar dan bagaimana mengukurnya
Gempa adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam kerak bumi.
Gempa adalah istilah yang dikenal baik di Indonesia. Negeri ini terletak di jalur Cincin Api Pasifik, sehingga getaran bumi dan letusan gunung berapi termasuk dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu anak-anak belajar tentang gempa sejak sekolah dasar.
- Getaran di permukaan bumi. *Gempa terasa hingga kota tetangga.*
- Guncangan besar (kiasan). *Berita itu mengguncang seperti gempa.*
- Nama peristiwa. *Gempa bumi melanda wilayah pesisir.*
Jenis dan istilah
| Istilah | Arti | Catatan |
|---|---|---|
| gempa bumi | bentuk lengkap kata gempa | bahasa baku |
| gempa tektonik | akibat pergeseran lempeng | paling umum |
| gempa vulkanik | akibat aktivitas gunung api | bersifat lokal |
| gempa susulan | gempa lanjutan yang lebih kecil | terjadi setelah gempa utama |
| pusat gempa | titik asal getaran | disebut episentrum |
Contoh dalam kalimat
- BMKG melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 5,2.Bahasa berita resmi.
- Warga berlari keluar rumah saat gempa terjadi.Gambaran situasi darurat.
- Gempa susulan masih terasa selama beberapa hari.Istilah penting setelah bencana.
Magnitudo dan intensitas
- Magnitudo: ukuran besarnya energi gempa di sumbernya; satu angka untuk satu gempa.
- Intensitas: guncangan yang dirasakan di suatu tempat, dinyatakan dengan skala MMI; angkanya berbeda di tiap lokasi.
- Hubungan kata: gempa di dasar laut dapat memicu tsunami, dan keduanya termasuk bencana alam.
- Tindakan aman: berlindung di bawah meja kokoh, lindungi kepala, dan menjauh dari kaca saat guncangan terjadi.
Apa beda magnitudo dan intensitas?
Magnitudo mengukur energi di sumber gempa, sedangkan intensitas mengukur guncangan di suatu tempat.
Apakah gempa selalu menyebabkan tsunami?
Tidak. Tsunami biasanya hanya terjadi jika gempa kuat mengubah dasar laut.