Pecat atau berhenti? Memahami kata pecat
Pecat berarti memberhentikan seseorang dari pekerjaan atau jabatan karena kesalahan atau alasan tertentu.
Kata pecat terdengar tegas karena memang demikianlah artinya. Dipecat berarti diberhentikan oleh pihak lain, bukan atas kemauan sendiri. Kata ini lazim muncul di berita tentang kerja, kantor, dan organisasi, sehingga ada baiknya kamu mengenali bentuk-bentuknya. Dalam percakapan, orang kadang berkata dikeluarkan atau disuruh berhenti, tetapi maksudnya sama: pihak lain mengambil keputusan, dan orang yang bersangkutan tidak bisa menolaknya begitu saja.
- Memberhentikan dari pekerjaan atau jabatan. *Direktur memecat pegawai yang menggelapkan uang.*
- Mengeluarkan dari organisasi atau sekolah. *Siswa itu dipecat dari tim karena sering membolos.*
- Menghentikan keanggotaan secara resmi. *Anggota yang melanggar aturan dapat dipecat.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| memecat | memberhentikan | memecat karyawan |
| dipecat | diberhentikan pihak lain | dipecat dari klub |
| pemecatan | hal memecat | pemecatan massal |
| terpecat | telanjur dipecat | pegawai terpecat |
| pecatan | orang yang dipecat | pecatan tentara |
Contoh dalam kalimat
- Perusahaan memecat tiga manajer tahun lalu.Subjeknya pihak yang berwenang.
- Ia dipecat karena sering terlambat.Pasif dengan di-; pelaku sering tidak disebut.
- Berita pemecatan itu mengejutkan semua orang.Nomina turunan dengan pe-an.
Pecat, berhenti, dan mundur
- Dipecat berarti diberhentikan oleh pihak lain, sering karena kesalahan.
- Diberhentikan lebih netral dan lebih resmi daripada dipecat.
- Mengundurkan diri berarti berhenti atas kemauan sendiri.
- Diberhentikan dengan hormat dan tidak dengan hormat adalah istilah kepegawaian yang menandai alasan berhenti.
Apakah dipecat sama dengan mengundurkan diri?
Tidak. Dipecat terjadi karena keputusan pihak lain, sedangkan mengundurkan diri adalah keputusan orang itu sendiri.
Kapan sebaiknya memakai diberhentikan?
Pakailah saat bahasa harus lebih sopan atau resmi, misalnya dalam surat keputusan di kantor.