Gelas atau kaca? Wadah minum dan bahan dasarnya
Gelas adalah wadah silinder untuk minum, biasanya terbuat dari kaca, plastik, atau bahan lain.
Setiap pagi kamu mungkin menuang air atau susu ke dalam gelas. Dalam bahasa Indonesia, gelas adalah wadahnya, sedangkan kaca adalah bahan yang membuatnya. Perbedaan sederhana ini sering muncul dalam soal ujian bahasa dan kehidupan sehari-hari.
- Wadah minum berbentuk silinder. *Segelas air hangat menenangkan.*
- Satuan takaran santai. *Resepnya membutuhkan dua gelas tepung.*
- Wadah di laboratorium (gelas kimia). *Siswa menuang larutan ke gelas kimia.*
Jenis dan bentuk kata
| Bentuk | Kata | Keterangan |
|---|---|---|
| Jenis | gelas kaca | bening dan mudah pecah |
| Jenis | gelas plastik | ringan dan murah |
| Jenis | gelas ukur | bertanda ukuran volume |
| Satuan | segelas | sebanyak satu gelas |
| Ulang | bergelas-gelas | dalam jumlah banyak |
Contoh dalam kalimat
- Dia minum dua gelas air setelah berlari.Pemakaian umum dengan satuan.
- Hati-hati, gelas itu licin dan mudah jatuh.Peringatan di rumah.
- Guru menuangkan larutan ke gelas ukur.Bahasa pelajaran sains.
Gelas, cangkir, dan kaca
Kata ini diserap dari bahasa Belanda *glas*, lalu menyesuaikan bunyinya dengan lidah Indonesia. Di Belanda, *glas* berarti bahan sekaligus wadah, tetapi bahasa Indonesia membaginya: kaca untuk bahan dan jendela, gelas untuk wadah minum. Bandingkan dengan cangkir yang memiliki telinga untuk dipegang dan biasa dipakai untuk teh atau kopi panas. Gelas tidak bertelinga dan biasanya untuk minuman dingin atau air putih.
Apa beda gelas dan cangkir?
Cangkir biasanya memiliki gagang kecil dan dipakai untuk minuman panas, gelas tidak bergagang.
Apakah gelas selalu dari kaca?
Tidak. Gelas bisa dari plastik, keramik, atau logam, meski kata dasarnya merujuk pada kaca.