Kaca: bahan bening, jendela, dan cermin
Kaca adalah bahan keras, bening, dan mudah pecah yang dibuat dari pasir silika, dipakai untuk jendela, gelas, dan cermin.
Kaca adalah bahan bening dan keras yang membuat dunia tampak lebih terang. Kata ini juga menjadi bagian dari benda lain seperti kacamata dan kaca spion, sehingga satu kata dasar menjelma banyak peralatan. Asalnya dari bahasa Sanskerta *kฤca*.
- Bahan bening yang mudah pecah. *Hati-hati, kaca itu tajam.*
- Cermin (arti lama). *Ia berkaca sebelum berangkat.*
- Lembaran penutup jendela. *Kaca jendela mulai berembun.*
Kaca dalam kata majemuk
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| kaca | nomina | bahan bening |
| kaca mata | nomina | alat bantu penglihatan |
| kaca spion | nomina | cermin pada kendaraan |
| kaca benggala | nomina | cermin besar, pelajaran hidup |
| berkaca | verba | bercermin |
| kaca patri | frasa | kaca berwarna bergambar |
Contoh kalimat
- Anak itu memecahkan kaca jendela tetangga.Kaca dalam arti jendela.
- Sebelum keluar, ia berkaca di depan lemari.Berkaca berarti menilai diri.
- Kaca spion kiri retak setelah kecelakaan.Istilah otomotif.
Berkaca dan kata yang berkaitan
Ungkapan berkaca sering dipakai untuk mengajak introspeksi: "berkacalah pada kegagalan itu". Di sini kaca bukan lagi benda, melainkan cara memandang diri sendiri. Kamu bisa membandingkan kata ini dengan cermin dan jendela. Dalam bahasa Melayu di Malaysia, kata cermin lebih lazim untuk benda pantul. Pembuatannya sederhana secara prinsip: pasir dilebur pada suhu sangat tinggi lalu didinginkan menjadi lembaran. Itulah sebabnya kaca tampak padat tetapi bisa pecah menjadi serpihan tajam, sehingga anak-anak perlu berhati-hati ketika memegangnya.
Apa bedanya kaca dan cermin?
Kaca adalah bahannya. Cermin adalah kaca yang diberi lapisan pantul sehingga bisa memantulkan bayangan.
Mengapa orang berkata berkaca?
Itu kiasan: melihat diri seperti di cermin untuk menilai kekurangan sendiri.