Cik: sapaan sopan di dunia Melayu

Cik adalah sapaan sopan untuk perempuan muda atau yang belum menikah dalam bahasa Melayu, terutama di Malaysia, Brunei, dan Singapura.

Cik terdengar sangat Melayu bagi telinga orang Indonesia. Di Malaysia kata ini sama lazimnya dengan *Nona* di Indonesia. Dalam kamus bahasa Indonesia, cik tercatat sebagai sapaan, tetapi pemakaiannya berbeda antardaerah.

Sapaan yang berkerabat

KataDigunakan untukKeterangan
Cikperempuan mudapadanan nona
Enciklaki-laki dewasapadanan tuan
Puanperempuan dewasapadanan nyonya
Tuanlaki-laki yang dihormatigelar umum
Cik Puanistri pembesargelar kehormatan

Cik dalam kalimat

Teman palsu dari seberang selat

Orang Indonesia yang berkunjung ke Malaysia sering terkejut oleh banyak sapaan seperti *Cik* dan *Encik*. Di Indonesia, sapaan setara adalah nona dan nyonya, sedangkan gadis merujuk pada perempuan muda. Kata *cik* sendiri terdengar di daerah yang berbahasa Melayu, seperti Riau dan Kepulauan Riau, tetapi jarang di Jawa. Kata cikgu, panggilan untuk guru di Malaysia, berasal dari gabungan encik dan guru. Jadi cik adalah penanda ragam bahasa sekaligus penanda sopan santun, dan di Malaysia kata ini nyaris tak terhindarkan di tempat pelayanan umum.

Apa beda Cik dan Encik?

Cik untuk perempuan, Encik untuk laki-laki.

Apakah cik dipakai di Indonesia?

Hanya di daerah berbahasa Melayu dan dalam konteks tertentu.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 3 huruf lainnya