Butir: kata penggolong untuk benda kecil dan bulat
Butir adalah satuan untuk benda kecil dan bulat seperti telur atau beras, sekaligus bagian tunggal dari benda yang halus. Dalam tulisan resmi, butir juga menunjuk poin dalam daftar.
Bahasa Indonesia memakai kata penggolong, dan butir adalah salah satunya. Kamu tidak akan mendengar tiga butir mobil, tetapi tiga butir telur terdengar sangat wajar, karena butir menggolongkan benda kecil, padat, dan agak bulat. Selain itu, butir juga bermakna satuan tunggal dari serbuk atau cairan.
- Penggolong benda kecil bulat. *Dua butir telur.*
- Satuan zat halus. *Sebutir pasir masuk ke mata.*
- Poin tertulis. *Butir kedua perjanjian itu tegas.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| butir | penggolong; satuan kecil | Butir beras. |
| sebutir | satu butir | Sebutir garam. |
| butiran | bagian kecil | Butiran debu. |
| berbutir-butir | banyak butir | Keringat berbutir-butir. |
| membutir | membentuk butir | Embun membutir. |
Contoh dalam kalimat
- Dia memecahkan dua butir telur ke dalam mangkuk.Butir sebagai kata penggolong.
- Butiran keringat menetes dari dahinya.Butiran: bentuk kata benda dengan akhiran -an.
- Butir ketiga dalam kesepakatan itu mengatur denda.Butir untuk poin tertulis dalam dokumen.
Penggolong dan padanannya
- Butir untuk benda kecil dan bulat, seperti telur, beras, dan jagung.
- Buah untuk benda yang lebih besar, seperti apel atau rumah.
- Biji serupa dengan butir, tetapi lebih sering menunjuk bagian dalam buah; lihat biji.
- Ekor untuk hewan, orang untuk manusia.
Penggolong seperti butir mengikuti kebiasaan, bukan aturan yang kaku. Penutur Indonesia terbiasa mengatakan tiga butir telur, tetapi tidak mengatakan tiga butir apel; untuk buah yang lebih besar, kata penggolongnya ialah buah.
Apakah butir selalu bermakna kecil?
Ya, pada umumnya. Butir menunjuk benda kecil dan ringkas; benda besar memakai penggolong lain.
Mengapa orang berkata sebutir nasi?
Karena nasi tersusun dari butiran beras yang dimasak, dan butir menggolongkan setiap satuannya.