Budak di Indonesia dan Malaysia: dua arti yang bertolak belakang

Budak dalam bahasa Indonesia berarti orang yang dimiliki dan dipaksa bekerja tanpa upah. Di Malaysia, budak justru berarti anak kecil, sehingga kata ini menjebak.

Hati-hati dengan kata budak. Di Indonesia kata ini berarti hamba sahaya, sedangkan di Malaysia orang memakainya untuk anak kecil, sehingga satu kata yang sama bisa terdengar sopan di sana dan menyinggung di sini. Dalam bahasa baku Indonesia, arti yang berlaku ialah yang pertama.

Bentuk kata

BentukArtiContoh
budakhamba sahayaPara budak dibebaskan.
perbudakansistem memiliki budakPerbudakan dihapus.
memperbudakmenjadikan budakMemperbudak orang lain.
diperbudakdijadikan budakDiperbudak utang.
budak cintaorang yang terlalu menurut karena cintaBahasa gaul.

Contoh dalam kalimat

Awas kata yang mirip

Penghapusan perbudakan di Hindia Belanda dilakukan secara resmi pada abad kesembilan belas, tetapi bentuk kerja paksa dan ikatan utang bertahan lama sesudahnya. Karena latar sejarah itulah kata budak di Indonesia membawa bobot emosional yang berat.

Apakah budak kata kasar?

Dalam arti hamba sahaya ia bukan kata kasar, tetapi bernada berat. Memanggil orang budak dapat terdengar merendahkan.

Bolehkah memakai budak untuk anak di Indonesia?

Sebaiknya tidak. Pembaca Indonesia akan memahaminya sebagai hamba, bukan anak.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 5 huruf lainnya