Absen: tidak hadir, atau daftar kehadiran?
Absen berarti tidak hadir, dan dalam percakapan juga berarti mencatat atau mengisi daftar kehadiran. Kata ini diserap dari bahasa Belanda.
Dalam percakapan sehari-hari, absen memiliki dua wajah. Guru berkata "Absen dulu ya" saat mengecek kehadiran, tetapi murid berkata "Saya absen kemarin" saat tidak masuk. Dua arti itu berlawanan, namun konteks hampir selalu membuat maksudnya jelas. Kata ini paling sering terdengar di sekolah dan kantor.
- Tidak hadir. *Ia absen dari rapat karena sakit.*
- Daftar kehadiran (percakapan). *Tolong isi absen sebelum masuk kelas.*
- Mencatat kehadiran (dengan me-). *Guru mengabsen murid satu per satu.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| absen | tidak hadir; daftar hadir | absen kemarin |
| mengabsen | mencatat kehadiran | mengabsen murid |
| diabsen | dicatat kehadirannya | sudah diabsen |
| absensi | pencatatan atau daftar kehadiran | absensi karyawan |
| ketidakhadiran | hal tidak hadir (baku) | ketidakhadiran siswa |
Absen dalam kalimat
- Dua orang peserta absen hari ini.Absen sebagai kata sifat atau keterangan.
- Sebelum belajar, guru mengabsen satu per satu murid.Mengabsen berarti mencatat kehadiran.
- Aplikasi absensi mencatat jam masuk dan pulang pegawai.Absensi umum dalam dunia kerja.
Absen, absensi, presensi
Ketiganya berkerabat, tetapi nuansanya berbeda. Absen berasal dari bahasa Belanda *absent* dan lebih akrab di lisan. Absensi adalah bentuk benda yang resmi: catatan hadir atau tidak hadir. Presensi dipakai dalam konteks yang lebih formal, misalnya di perguruan tinggi, dan berarti kehadiran. Sebaliknya, kata baku untuk lawan hadir adalah *tidak hadir* atau *berhalangan*. Tidak ada daftar yang lebih tepat daripada daftar hadir untuk keperluan ini.
Apakah absen berarti hadir atau tidak hadir?
Keduanya mungkin: sebagai kata sifat berarti tidak hadir, sedangkan "mengisi absen" berarti mencatat kehadiran.
Apakah absensi baku?
Ya, absensi tercantum dalam kamus untuk daftar atau catatan kehadiran.