Bon: nota, utang, dan kasbon
Bon adalah nota tagihan atau surat tanda terima barang atau uang; dalam percakapan, membeli secara bon berarti berutang dahulu.
Bon sering diminta di warung dan restoran. Kata ini bisa berarti nota tagihan, bisa pula berarti utang yang dicatat. Ia diserap dari bahasa Belanda *bon*, yang berasal dari bahasa Prancis, dengan arti kupon atau surat tagihan.
- Nota tagihan. *Minta bonnya, ya, Mas.*
- Surat tanda utang atau terima uang. *Pemilik toko menyimpan bon pelanggan.*
- Utang yang dicatat (percakapan). *Belanja di warung itu boleh di-bon.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | bon | nota atau utang |
| Gabungan | kasbon | pinjaman uang muka dari tempat kerja |
| Gabungan | bon sementara | nota yang belum final |
| Percakapan | ngebon | berutang di warung |
| Gabungan | bon pembelian | nota barang yang dibeli |
Bon dalam kalimat
- Mohon simpan bon ini sebagai bukti pembayaran.Bahasa resmi dan bisnis.
- Karyawan itu mengajukan kasbon untuk biaya sekolah anak.Kasbon: kas + bon.
- Bon bulan lalu belum dibayar semuanya.Konteks warung atau toko langganan.
Dari kas dan bon menjadi kasbon
Kata *kasbon* adalah gabungan *kas* dan *bon*, dan menjadi contoh kata majemuk yang ditulis serangkai. Pegawai yang kasbon meminjam dari kas perusahaan dengan bon sebagai bukti. Pemakaian bon untuk utang bersifat percakapan, sedangkan bon sebagai tagihan atau nota lebih formal. Orang sering memakai kata utang untuk arti yang sama pada ragam baku. Karena itu, kamu tidak perlu ragu memakai bon untuk bukti pembayaran.
Apakah bon sama dengan kuitansi?
Hampir. Kuitansi adalah bukti pembayaran, sedangkan bon bisa nota tagihan atau tanda utang.
Apa itu kasbon?
Pinjaman uang muka dari pemberi kerja yang dicatat dan dipotong dari gaji.