Beton: campuran semen yang mengeras
Beton adalah bahan bangunan dari campuran semen, pasir, kerikil, dan air yang mengeras menjadi sangat kuat; kata ini juga dipakai kiasan untuk sesuatu yang keras.
Beton ada di jalan, jembatan, dan gedung di sekitar kita. Ketika diaduk, ia lembek seperti bubur; beberapa jam kemudian ia mengeras dan tahan puluhan tahun. Karena itu, beton menjadi bahan paling umum di dunia konstruksi.
- Bahan bangunan dari campuran semen. *Jalan itu dilapisi beton.*
- Hasil cor yang sudah mengeras. *Tiang beton menopang jembatan.*
- Kiasan: sangat keras atau kaku. *Hatinya sekeras beton.*
Jenis dan frasa dengan beton
| Frasa | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| beton bertulang | beton dengan rangka besi | Gedung memakai beton bertulang. |
| mengecor beton | menuangkan campuran | Pekerja mengecor beton pondasi. |
| jalan beton | jalan berlapis beton | Jalan beton itu tahan lama. |
| pagar beton | pagar dari beton | Pagar beton menutup halaman. |
| hutan beton | kawasan penuh gedung | Jakarta sering disebut hutan beton. |
Contoh beton dalam kalimat
- Beton harus dibiarkan mengering beberapa hari.Bahasa teknik yang sederhana.
- Mereka membangun dermaga dari beton.Bahasa berita proyek.
- Kota ini mulai berubah menjadi hutan beton.Kiasan, dengan nada kritis.
Beton, semen, dan campurannya
Kata beton diserap dari bahasa Belanda *beton*. Orang awam sering menyebutnya "semen", padahal semen hanyalah salah satu bahan, yaitu perekatnya. Beton lengkap terdiri atas semen, air, pasir, dan kerikil. Pada bangunan tinggi, beton biasanya diperkuat dengan besi tulangan agar tahan tarik. Hasilnya adalah beton bertulang, rangka utama banyak gedung.
Apakah beton dan semen sama?
Tidak. Semen adalah perekat dalam campuran, sedangkan beton adalah hasil campuran seluruhnya.
Mengapa beton perlu besi?
Beton kuat menahan tekanan tetapi lemah menahan tarikan, sehingga besi tulangan menambah kekuatan.