Bahaya, berbahaya, dan membahayakan: bedanya apa?
Bahaya adalah keadaan atau hal yang dapat mendatangkan celaka, kerugian, atau kerusakan.
Bahaya adalah kata yang kita jumpai di rambu, peringatan, dan berita. Kesalahan umum adalah memakai *berbahaya* dan *membahayakan* secara tertukar, padahal yang pertama menjadi sifat dan yang kedua menjadi tindakan. Anak-anak diajarkan mengenali tanda bahaya sejak kecil.
- Keadaan yang dapat mencelakakan. *Jalan licin itu penuh bahaya.*
- Ancaman atau risiko. *Bahaya banjir mengintai desa itu.*
- Kemungkinan terjadi hal buruk. *Ia lolos dari bahaya.*
Keluarga kata bahaya
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | bahaya | keadaan yang dapat mencelakakan |
| ber- | berbahaya | mengandung bahaya |
| mem-kan | membahayakan | menimbulkan bahaya bagi |
| Gabungan | bahaya laten | ancaman yang tersembunyi |
| Gabungan | tanda bahaya | isyarat peringatan |
Bahaya dalam kalimat
- Awas, jalan ini berbahaya bagi pejalan kaki.Berbahaya berarti memiliki bahaya.
- Perilaku itu membahayakan keselamatan orang lain.Membahayakan memerlukan objek.
- Kami hampir celaka, untung bahaya segera berlalu.Bahaya sebagai nomina.
Bahaya, ancaman, dan keadaan darurat
Dalam berita, bahaya sering muncul bersama ancaman dan darurat. Ancaman menekankan niat atau kemungkinan datangnya celaka, sedangkan darurat menekankan keadaan mendesak. Bahaya berada di tengah: hal yang berpotensi mencelakakan. Contoh sederhana adalah rambu *awas bahaya*, yang mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati, serta alarm kebakaran yang menandakan *tanda bahaya* di gedung. Pelajaran kesiapsiagaan di sekolah mengajarkan anak untuk tetap tenang, mengikuti petunjuk guru, dan menuju titik kumpul ketika bunyi alarm terdengar.
Apa bedanya berbahaya dan membahayakan?
Berbahaya menyatakan sifat; membahayakan menyatakan tindakan yang menimbulkan bahaya bagi sesuatu.
Apakah bahaya dan risiko sama?
Mirip, tetapi risiko menekankan kemungkinan akibat buruk, sedangkan bahaya menekankan sumbernya.