Apa itu ambang? Batas di antara dua keadaan
Ambang adalah bagian bawah atau atas pintu, dan secara kiasan batas tempat sesuatu mulai berubah atau terjadi.
Ambang semula berarti kusen kayu di bagian bawah atau atas pintu, tempat orang melangkah masuk. Dari situ lahir arti kiasan: batas tempat sesuatu akan berubah, seperti ambang kemenangan atau ambang kehancuran. Kata ini juga dipakai di bidang sains dan hukum.
- Palang kayu di pintu. *Anak itu duduk di ambang pintu.*
- Batas awal suatu keadaan. *Negara itu berada di ambang krisis.*
- Batas terendah yang masih terdeteksi (istilah teknis). *Ambang pendengaran manusia berbeda-beda.*
Bentuk kata dan istilah
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | ambang | palang pintu atau batas |
| Frasa | di ambang | hampir terjadi |
| Istilah | ambang pendengaran | bunyi terkecil yang terdengar |
| Istilah | ambang nyeri | batas rasa sakit mulai terasa |
| Istilah | ambang batas | angka minimum yang ditetapkan |
Ambang dalam kalimat
- Kucing itu menunggu di ambang pintu.Pemakaian harfiah.
- Tim kami berada di ambang kemenangan.Pemakaian kiasan yang sangat umum.
- Partai itu gagal melewati ambang batas parlemen.Bahasa politik dan berita.
Ambang dan batas
Kata batas lebih umum, sedangkan ambang menekankan titik peralihan. Seseorang di ambang pintu belum di dalam, tetapi juga sudah tidak sepenuhnya di luar. Karena itu frasa *di ambang* selalu menggambarkan sesuatu yang hampir terjadi, bukan yang sudah terjadi. Frasa *ambang batas* lazim dalam undang-undang pemilu, meski ambang saja sudah berarti batas.
Apa arti di ambang?
Hampir terjadi atau sedang berada tepat di batas suatu keadaan.
Apakah ambang batas baku?
Frasa ini dipakai luas dalam istilah resmi, meski ambang saja sudah mengandung makna batas.