Final: babak penentuan dan kata sifat "terakhir"
Final adalah babak terakhir dalam pertandingan atau perlombaan untuk menentukan juara. Sebagai kata sifat, final berarti terakhir dan tidak dapat diubah lagi.
Dalam olahraga dan perlombaan, final adalah panggung terbesar. Semua penyisihan bermuara pada satu babak yang menentukan siapa yang menjadi juara. Di luar olahraga, final juga dipakai untuk keputusan yang tidak bisa ditawar lagi.
- Babak penentuan juara. *Tim kami lolos ke final.*
- Bersifat terakhir (kata sifat). *Keputusan juri sudah final.*
- Tahap akhir suatu proses. *Naskah dalam tahap final akan segera dicetak.*
Istilah terkait
| Istilah | Arti | Catatan |
|---|---|---|
| finalis | peserta yang masuk final | dari Belanda finalist |
| semifinal | babak sebelum final | ditulis serangkai |
| perempat final | dua babak sebelum final | ditulis terpisah |
| final akbar | final yang paling bergengsi | sering di berita |
| grand final | final besar | istilah populer |
Contoh dalam kalimat
- Dia berhasil menjadi finalis lomba menyanyi tingkat nasional.Finalis: peserta yang tembus ke babak penentuan.
- Hasil rapat itu bersifat final dan mengikat.Final sebagai kata sifat berarti tidak dapat diganggu gugat; bahasa resmi.
- Tim putri bertemu lawan kuat di semifinal.Penulisan serangkai: semifinal.
Perhatikan penulisan
Kata ini berasal dari bahasa Latin *finalis*, dari *finis* yang berarti akhir. Setelah penyisihan grup, urutan babaknya adalah perempat final, semifinal, lalu final. Kata babak dipakai untuk setiap tahapan, dan nilai akhir dicatat sebagai skor. Dalam tulisan baku, kita menulis "babak final", bukan "final babak". Penonton biasanya menunggu pertandingan final dengan tegang, apalagi bila hasilnya ditentukan di menit-menit akhir.
Apa bedanya final dan akhir?
Final lebih sering dipakai dalam kompetisi atau keputusan, sedangkan akhir bersifat umum.
Bagaimana menulis semifinal?
Tulis serangkai: semifinal. Tetapi "perempat final" ditulis terpisah.