Utusan: orang yang diutus mewakili pihak lain
Utusan adalah orang atau kelompok yang dikirim untuk menyampaikan pesan atau mewakili pihak lain, misalnya dalam diplomasi atau upacara.
Dalam sejarah, utusan adalah penghubung antara dua kerajaan. Utusan membawa pesan dan wewenang dari pihak yang mengirimnya, sehingga kata-katanya dianggap mewakili pengirim. Pada masa kini, kata ini tetap dipakai dalam diplomasi, organisasi, dan rapat, mirip dengan duta yang membawa pesan negaranya.
- Orang yang diutus (nomina). *Utusan itu membawa surat dari raja.*
- Delegasi atau wakil (nomina). *Utusan sekolah mengikuti lomba.*
- Pejabat khusus (nomina). *Utusan khusus presiden tiba di sana.*
Bentuk kata dan turunannya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| utus | dasar kata | Utus dia ke sana. |
| mengutus | mengirim sebagai wakil | Raja mengutus menterinya. |
| diutus | dikirim sebagai wakil | Ia diutus ke kota. |
| utusan | orang atau rombongan yang diutus | Utusan tiba pagi ini. |
| perutusan | delegasi; misi | Perutusan negara |
| pesuruh | orang yang disuruh | Berbeda dari utusan. |
Utusan dalam kalimat
- Kepala sekolah mengutus dua murid untuk mewakili sekolah.Bahasa sekolah.
- Utusan khusus itu bertemu dengan para menteri luar negeri.Bahasa berita.
- Dari kerajaan seberang datang sebuah utusan.Gaya cerita sejarah.
Utusan, duta, dan delegasi
- Utusan โ orang yang dikirim; bisa untuk urusan resmi atau tidak.
- Duta โ wakil resmi suatu negara di negara lain; dikenal dengan jabatan duta besar.
- Delegasi โ rombongan yang mewakili sebuah kelompok dalam pertemuan.
- Pesuruh โ orang yang disuruh mengerjakan hal sederhana; bukan perwakilan.
Apa beda utusan dan duta?
Duta adalah jabatan resmi diplomatik, sedangkan utusan lebih umum dan bisa untuk tugas sementara.
Apa beda mengutus dan menyuruh?
Mengutus berarti mengirim seseorang sebagai wakil dengan wewenang tertentu, sedangkan menyuruh sekadar memerintahkan orang mengerjakan sesuatu.