Koloni: dari ladang Romawi sampai sarang semut
Koloni adalah kelompok pendatang yang menetap di wilayah baru, atau kumpulan hewan sejenis yang hidup bersama.
Koloni punya dua makna utama: wilayah yang dikuasai negara lain, dan kumpulan makhluk sejenis yang hidup bersama. Contohnya koloni semut dan koloni lebah. Asalnya sama: orang atau makhluk yang menetap dan menggarap tempat baru.
- Wilayah jajahan. *Indonesia dahulu koloni Belanda.*
- Kumpulan hewan sejenis. *Koloni semut menyerang remah roti.*
- Permukiman pendatang. *Mereka membangun koloni di pulau itu.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | koloni | wilayah jajahan; kumpulan |
| Adjektiva | kolonial | berkaitan dengan penjajahan |
| Isme | kolonialisme | paham penjajahan |
| -isasi | kolonisasi | pemindahan penduduk ke wilayah baru |
| Pelaku | kolonis | orang yang pindah ke koloni |
Koloni dalam kalimat
- Koloni lebah menyimpan madu di sarangnya.Makna biologis.
- Gedung kolonial itu menjadi cagar budaya.Kolonial sebagai kata sifat.
- Para kolonis membuka ladang baru.Konteks sejarah.
Dari colere, merawat tanah
Kata ini berasal dari bahasa Latin *colonia*, yang berakar pada *colere*, yaitu menggarap tanah atau menetap. Dari akar yang sama muncul kata *kultur* dan *agrikultur*. Karena itu koloni awalnya bukan penjajahan, melainkan permukiman petani Romawi yang ditempatkan di wilayah baru. Makna negatif muncul seiring dominasi bangsa Eropa pada abad-abad berikutnya. Di Indonesia, pemakaian kata kolonial erat dengan sejarah penjajahan, sedangkan pada hewan koloni bersifat netral dan ilmiah. Para ahli mempelajari koloni semut untuk memahami pembagian kerja, dari ratu, pekerja, hingga prajurit.
Apa bedanya koloni dan kolonial?
Koloni adalah kata benda; kolonial adalah kata sifat yang berkaitan dengan penjajahan.
Apakah koloni hanya manusia?
Tidak. Semut, lebah, dan bakteri juga membentuk koloni.