Turis dan wisatawan: sama atau beda?
Turis adalah orang yang bepergian untuk berlibur atau melihat tempat menarik, bukan untuk menetap atau bekerja.
Pantai dan candi penuh dengan turis setiap musim liburan. Turis adalah orang yang bepergian demi bersenang-senang dan melihat tempat baru, lalu pulang lagi. Kata ini serapan, dan kerabatnya yang lebih baku adalah wisatawan, dari kata dasar wisata.
- Orang yang berwisata. *Turis asing memadati Bali.*
- Pelancong (arti umum). *Turis domestik meningkat.*
- Pendatang sementara (kiasan santai). *Kamu jadi turis di kotamu sendiri.*
Kata turunan dan padanan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| turis | pelancong | Turis berfoto. |
| turisme | pariwisata | Turisme tumbuh pesat. |
| turistik | bersifat wisata | Kawasan turistik. |
| wisatawan | padanan baku | Wisatawan lokal. |
| pelancong | orang yang bepergian | Pelancong dari Jepang. |
Contoh dalam kalimat
- Banyak turis mancanegara mengunjungi Yogyakarta.Mancanegara: dari luar negeri.
- Mereka datang sebagai turis, bukan pekerja.Menegaskan tujuan.
- Kawasan turistik itu ramai pada akhir pekan.Turistik sebagai kata sifat.
Turis, wisatawan, dan pelancong
- Turis โ serapan dari bahasa Belanda *toerist*, lebih santai.
- Wisatawan โ padanan resmi, sering dipakai pemerintah.
- Pelancong โ kata asli Melayu, agak sastrawi.
- Lembaga negara memakai istilah "wisatawan mancanegara" dan "wisatawan nusantara".
Dalam percakapan sehari-hari, kata turis kadang dipakai bernada menggoda, misalnya untuk orang yang masih baru di suatu kota dan sering tersesat. Penggunaan seperti itu bersifat akrab, jadi sebaiknya dihindari dalam tulisan resmi. Untuk surat dan laporan, pakailah wisatawan atau pengunjung supaya terkesan netral dan sopan.
Apakah turis dan wisatawan sama?
Maknanya sama. Wisatawan lebih resmi, turis lebih santai dan sudah umum dipakai.
Apa bahasa Indonesia baku untuk tour guide?
Pramuwisata atau pemandu wisata.