Tiada: bentuk puitis dari tidak ada
Tiada adalah kata yang berarti tidak ada, lazim dalam ragam sastra, pidato, dan tulisan resmi.
Kata tiada terdengar akrab dalam lagu, puisi, dan pengumuman. Tiada adalah bentuk ringkas dan berwibawa dari tidak ada, sehingga cocok untuk ragam tulis dan puisi. Dalam obrolan santai, orang lebih memilih tidak ada atau enggak ada, sedangkan tiada terasa lebih formal. Kata ini juga lazim dijumpai dalam judul lagu, kutipan sastra, dan pengumuman resmi yang bernada hormat.
- Tidak ada. *Tiada rotan, akar pun jadi.*
- Tidak (di depan kata kerja atau sifat). *Ia tiada pernah menyerah.*
- Tidak ada kesempatan (kiasan). *Tiada seorang pun hadir.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| tiada | dasar | tiada duanya |
| meniadakan | menghilangkan | meniadakan biaya |
| ketiadaan | hal tidak ada | ketiadaan listrik |
| peniadaan | proses meniadakan | peniadaan sanksi |
| ditiadakan | tidak diselenggarakan | acara ditiadakan |
Contoh dalam kalimat
- Tiada hari tanpa belajar.Ungkapan semangat yang sering dipakai.
- Acara itu ditiadakan karena cuaca buruk.Pemakaian resmi dalam pengumuman.
- Ketiadaan air bersih menyulitkan warga.Ketiadaan sebagai kata benda.
Ragam bahasa dan peribahasa
- Tiada dipakai dalam peribahasa seperti *tiada rotan, akar pun jadi*, yang berarti jika bahan yang diinginkan tidak ada, bahan lain pun cukup.
- *Tiada tara* berarti tidak ada bandingannya, misalnya cinta yang tiada tara.
- *Tiada* ditulis serangkai; bentuk *tidak ada* ditulis dua kata.
- Dalam percakapan sehari-hari, tiada terdengar kaku jika dipakai untuk obrolan akrab.
Apa beda tiada dan tidak ada?
Maknanya sama. Tiada lebih formal dan sastrawi, tidak ada lebih netral dan lisan.
Apa arti ditiadakan?
Tidak diadakan atau dihapuskan, misalnya kegiatan yang dibatalkan.