Gerak yang bercerita: arti kata tari
Tari adalah gerakan tubuh yang berirama, biasanya diiringi musik, sebagai ungkapan perasaan, cerita, atau upacara.
Tari adalah bahasa tubuh yang dipentaskan. Gerak tangan, kaki, dan pandangan mata dalam tari bisa menceritakan kisah tanpa satu kata pun. Di Indonesia, hampir setiap daerah memiliki tari khas yang dipentaskan dalam upacara, panen, atau penyambutan tamu.
- Gerak tubuh berirama. *Tari Bali dikenal luwes dan ekspresif.*
- Seni pertunjukan. *Ia belajar tari sejak kecil.*
- Karya tari tertentu. *Tari Pendet ditampilkan untuk menyambut tamu.*
Bentuk kata turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| tari | gerak berirama | Tari daerah itu indah. |
| menari | bergerak menari | Mereka menari bersama. |
| penari | orang yang menari | Penari itu tampil. |
| tarian | hasil atau jenis tari | Tarian ini sangat tua. |
| tari-tarian | berbagai macam tari | Tari-tarian daerah ditampilkan. |
Contoh dalam kalimat
- Sanggar itu mengajar tari tradisional untuk anak-anak.Bahasa netral untuk kegiatan belajar.
- Para penari mengenakan kostum berwarna emas."Penari" menunjuk orang yang menarikan.
- Tarian itu diiringi gamelan yang merdu."Tarian" dipakai untuk satu penampilan.
Tari Saman dan pengakuan dunia
Pada 2011, UNESCO menetapkan tari Saman dari tanah Gayo di Aceh sebagai Warisan Budaya Takbenda. Tari ini dibawakan banyak penari yang duduk berbaris dan bergerak serempak sambil bernyanyi, tanpa alat musik. Contoh ini memperlihatkan bahwa tari bisa menjadi kekayaan seni sekaligus pengikat komunitas. Selain itu, tari erat dengan musik pengiringnya, mulai dari gamelan di Jawa dan Bali hingga rebana di daerah pesisir. Karena itu, mempelajari tari berarti ikut mempelajari sejarah dan nilai sebuah masyarakat.
Apa bedanya tari dan tarian?
Tari adalah seni geraknya, sedangkan tarian adalah hasil atau satuan pertunjukannya.
Apakah menari harus memakai musik?
Biasanya ya, tetapi beberapa tari, seperti Saman, mengandalkan nyanyian dan tepukan.
Apa manfaat belajar menari?
Menari melatih kelenturan, daya ingat gerak, dan rasa percaya diri, sekaligus membantu menjaga budaya daerah.