Dupa: Asap Harum di Kuil dan Upacara

Dupa adalah bahan beraroma wangi, berbentuk batang atau serbuk, yang dibakar sehingga mengeluarkan asap harum, biasanya untuk upacara keagamaan atau penyegar ruangan.

Dupa mudah dikenali dari aroma dan asap tipis yang naik perlahan. Dupa dibakar bukan untuk menerangi, tetapi untuk mengisi ruang dengan wewangian. Kamu menemukannya di kuil, vihara, pura, dan beberapa upacara adat.

Bentuk kata dan turunannya

BentukKataArti
Dasardupabahan wangi yang dibakar
Majemukasap dupaasap harum dari pembakaran
Majemukbatang dupabentuk dupa yang ramping
Nominapedupaantempat membakar dupa
Sinonimsetanggibahan harum sejenis

Contoh kalimat

Asal kata dan benda yang mirip

Kata *dupa* berasal dari bahasa Sanskerta *dhลซpa*, yang menunjuk asap harum untuk persembahan. Kebiasaan membakarnya berkaitan dengan kuil, tetapi benda ini juga hadir di banyak tradisi lain. Jangan samakan dupa dengan kemenyan, yaitu getah pohon wangi yang sering dibakar bersama arang. Dupa merujuk bentuk jadi yang dibakar, sedangkan kemenyan nama bahannya. Keduanya menghasilkan asap, tetapi tidak selalu berasal dari bahan yang sama.

Apakah dupa sama dengan kemenyan?

Tidak persis. Kemenyan adalah getah, sedangkan dupa adalah produk jadi yang dibakar dan bisa terbuat dari banyak bahan.

Bagaimana cara menyebut jumlah dupa?

Gunakan batang: *tiga batang dupa*. Kata ini bukan penggolong lain seperti *ekor*.

Apakah dupa hanya dipakai untuk upacara agama?

Tidak. Dupa juga dipakai sebagai pengharum ruangan dan penenang suasana.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 4 huruf lainnya