Selera: dari nafsu makan sampai cita rasa pribadi
Selera berarti keinginan untuk makan, juga kecenderungan atau citarasa seseorang terhadap sesuatu, seperti selera musik atau selera humor.
Kata selera punya dua sisi: perut dan hati. Di meja makan, kata ini berarti keinginan untuk makan. Di luar itu, ia berarti kecenderungan seseorang terhadap sesuatu. Selera itu pribadi: dua orang bisa makan makanan yang sama dan salah satunya tetap tidak berselera. Dalam arti kedua, kata ini dekat dengan rasa dan sering muncul bersama musik atau humor.
- Nafsu atau keinginan makan. *Sedang sakit, ia kehilangan selera.*
- Kecenderungan atau cita rasa pribadi. *Selera musiknya luas.*
- Keinginan yang kuat terhadap sesuatu. *Selera belanjanya meningkat menjelang hari raya.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | selera | nafsu makan, citarasa |
| ber- | berselera | punya selera |
| Frasa | kehilangan selera | tidak lagi ingin makan |
| Frasa | membangkitkan selera | membuat ingin makan |
| Majemuk | selera humor | kecenderungan menyukai lelucon tertentu |
Selera dalam kalimat
- Aroma sambal itu membangkitkan selera makan kami.Frasa lazim di iklan makanan.
- Selera pakaiannya berubah sejak pindah kota.Selera sebagai citarasa.
- Setelah mendengar kabar itu, aku tidak berselera makan.Bentuk negatif yang sangat umum.
Kata sepangkal dan pemakaian umum
Pasangan kata yang sering menyertai selera adalah "membangkitkan", "kehilangan", dan "menggugah". Dalam bahasa Indonesia, kata ini lebih dekat ke keinginan atau cita rasa pribadi, sedangkan rasa lebih dekat ke sensasi pada lidah. Karena itu, frasa "selera makan" tepat, tetapi "rasa makan" tidak. Kamu juga akan menemukan "selera rendah" atau "selera tinggi" dalam ulasan seni, yang menggambarkan penilaian, bukan sekadar kesukaan.
Apa bedanya selera dan nafsu makan?
Dalam konteks makan keduanya hampir sama. Selera juga bisa berarti kecenderungan umum, sedangkan nafsu makan hanya soal makan.
Apakah selera humor bisa berbeda?
Tentu. Lelucon yang lucu bagi satu orang bisa terasa hambar bagi orang lain.