Segel: penutup resmi yang menjaga isi
Segel adalah penutup atau tanda yang dipasang pada benda untuk menjaga keutuhan dan keasliannya, sering bersifat resmi.
Pada kemasan makanan dan dokumen negara, kita sering melihat segel. Segel adalah penutup atau tanda yang dipasang agar orang tahu apakah isi sebuah benda sudah dibuka atau diubah. Pada surat resmi, segel berupa stempel atau materai, dan pada kemasan berupa plastik tipis.
- Penutup yang menjaga keutuhan. *Segel botol itu masih utuh.*
- Tanda resmi pada barang atau tempat. *Petugas memasang segel di pintu gudang.*
- Cap pada surat penting. *Surat itu diberi segel pemerintah.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| segel | penutup atau tanda | Segel kemasan rusak. |
| menyegel | memasang segel | Petugas menyegel pabrik. |
| disegel | diberi segel | Gudang itu disegel. |
| penyegelan | proses menyegel | Penyegelan dilakukan pagi hari. |
| tersegel | dalam keadaan bersegel | Dokumen tersegel rapat. |
Contoh dalam kalimat
- Pastikan segel botol obat masih utuh sebelum membeli.Anjuran keselamatan produk.
- Pemerintah menyegel toko yang tidak memiliki izin.Menyegel dipakai dalam konteks penegakan aturan.
- Amplop berisi soal ujian ditutup dengan segel resmi.Segel menjaga kerahasiaan dokumen.
Segel, meterai, dan kunci
Kata segel diserap dari bahasa Belanda *zegel*, yang juga melahirkan istilah *meterai* dalam bahasa Indonesia untuk lembar tempel bernilai pada dokumen resmi. Segel biasanya tidak menggunakan kunci, tetapi menjadi bukti: bila segel rusak, orang tahu ada yang membuka. Itu sebabnya segel dipakai pada obat, kotak suara pemilu, dan tempat yang dilarang dimasuki. Merusak segel resmi dapat dikenai sanksi, jadi jangan membukanya tanpa izin.
Apa arti menyegel?
Menyegel berarti memasang tanda atau penutup resmi agar benda atau tempat tidak dibuka sembarangan.
Apa bedanya segel dan kunci?
Kunci mencegah sesuatu dibuka, sedangkan segel menunjukkan apakah sesuatu sudah dibuka atau belum.