Ritme: pola berulang yang memberi irama
Ritme adalah pola bunyi, gerak, atau waktu yang berulang secara teratur; padanannya dalam bahasa Indonesia adalah irama.
Detak jantung, ketukan drum, dan langkah pelari yang berlari di lintasan punya satu kesamaan: ritme. Ritme adalah pola yang berulang dengan jarak teratur, sehingga kita bisa mengikutinya tanpa berpikir. Dalam musik, ritme bekerja bersama nada dan irama.
- Pola bunyi atau ketukan berulang. *Lagu itu punya ritme yang cepat.*
- Pola kerja atau kegiatan. *Ia sudah menemukan ritme belajarnya.*
- Gerak yang teratur. *Ritme napas berubah saat berlari.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| ritme | pola berulang | Ritme lagu ini tenang. |
| beritme | memiliki ritme | Tarian itu beritme lambat. |
| ritmis | bersifat ritme | Gerakan ritmis menyenangkan penonton. |
| ritme hidup | pola keseharian | Ritme hidupnya sangat cepat. |
| ritme kerja | pola bekerja | Ia mencari ritme kerja baru. |
Contoh dalam kalimat
- Pemain drum menjaga ritme sepanjang lagu.Pemakaian paling umum, di bidang musik.
- Setelah pindah kota, ritme hidupnya berubah total.Pemakaian kiasan untuk keseharian.
- Senam ritmik menuntut gerak yang selaras dengan ketukan musik.Kata ritmik adalah bentuk sifat dari ritme.
Ritme, irama, dan tempo
- Ritme berfokus pada pola ketukan panjang dan pendek.
- Irama lebih umum, mencakup suasana atau alunan keseluruhan sebuah lagu.
- Tempo hanya mengukur cepat atau lambatnya sebuah lagu atau gerakan, tanpa menyebut pola ketukannya.
- Ejaan baku adalah *ritme*, bukan *ritem*, dan kata ini sering muncul dalam dunia musik.
Apa bedanya ritme dan irama?
Ritme menekankan pola ketukan, sedangkan irama lebih luas dan mencakup alunan keseluruhan.
Bagaimana ejaan baku ritme?
Ejaan baku adalah ritme, dengan akhiran -me. Bentuk ritem dianggap tidak baku.