Nikah: dari akad sampai pernikahan
Nikah adalah ikatan resmi antara seorang laki-laki dan seorang perempuan menjadi suami istri menurut hukum dan ajaran agama.
Kata nikah sering muncul di undangan, kantor, dan berita. Nikah menyebut ikatan perkawinan yang sah menurut hukum dan agama, bukan sekadar pesta resepsinya. Orang yang menjalaninya menjadi suami dan istri.
- Ikatan atau akad perkawinan. *Akad nikah dilaksanakan pagi hari.*
- Perkawinan sebagai peristiwa. *Nikah mereka dihadiri keluarga besar.*
- Melangsungkan perkawinan (menikah). *Mereka menikah tahun lalu.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| nikah | dasar | buku nikah |
| menikah | melangsungkan pernikahan | Ia akan menikah |
| menikahi | mengambil sebagai pasangan | menikahi kekasihnya |
| menikahkan | menjadikan orang menikah | menikahkan anaknya |
| pernikahan | peristiwa menikah | pernikahan adat |
| dinikahkan | dijodohkan lalu dinikahkan | dinikahkan oleh wali |
Contoh dalam kalimat
- Mereka mengurus surat nikah di kantor urusan agama.Surat nikah dan buku nikah termasuk istilah resmi.
- Kakakku menikah dengan teman kuliahnya.Menikah tidak memakai preposisi setelah kata kerjanya kecuali dengan.
- Pernikahan itu dihadiri ratusan tamu.Awalan per-an mengubah verba menjadi nama peristiwa.
Asal kata dan pilihan kata
- Nikah berasal dari bahasa Arab *nikah*, yang masuk ke bahasa Melayu bersama istilah keagamaan.
- Menikah lebih sopan dan umum untuk manusia, sedangkan kawin di KBBI juga dipakai untuk hewan.
- Dalam percakapan, orang sering memakai *nikah* untuk upacara dan *kawin* untuk istilah umum atau adat.
- Kata dasar berawal n memakai me- tanpa menggandakan huruf: nikah menjadi *menikah*, bukan *mennikah*.
Apa beda menikah dan menikahi?
Menikah tidak membutuhkan objek: Ia menikah. Menikahi membutuhkan objek: Ia menikahi temannya.
Apakah pernikahan sama dengan resepsi?
Tidak. Pernikahan adalah ikatan resminya, sedangkan resepsi adalah acara jamuan yang biasanya menyusul.