Lin: sebutan angkot di sebagian daerah

Lin adalah serapan dari kata line yang dipakai di beberapa kota, antara lain Surabaya, untuk menyebut jalur atau kendaraan angkutan kota.

Di Surabaya, orang bertanya *Lin apa yang ke terminal?* ketika mereka mencari angkutan kota. Lin adalah contoh kata yang tampak asing, tetapi sebenarnya hanya bunyi line yang disesuaikan. Kata ini jarang muncul di bahasa baku, tetapi hidup kuat dalam percakapan lokal.

Bentuk kata

BentukArtiContoh
linjalur angkotLin P.
lin kotaangkutan dalam kotaLin kota penuh.
naik linmenumpang angkotNaik lin pagi.
sopir linpengemudi angkotSopir lin ramah.
rute linjalur trayekRute lin berbeda.

Contoh dalam kalimat

Lin, angkot, dan bemo

Bahasa Indonesia punya banyak nama untuk kendaraan umum kecil: *angkot* (angkutan kota) di Jawa Barat dan Jakarta, *mikrolet* di Jakarta, *bemo* di beberapa kota, dan lin di Surabaya. Nama itu sering berasal dari kata asing yang diubah ejaannya, dan lin berasal dari bahasa Inggris *line*. Itulah sebabnya kamu perlu mengenali konteks sebelum menerjemahkannya. Selain itu, lin dapat dipakai sebagai nama orang, sehingga pembaca harus melihat apakah kata itu berdiri di antara kata lain seperti rute atau sopir.

Apakah lin ada di seluruh Indonesia?

Tidak. Kata ini terutama dikenal di Surabaya dan sekitarnya. Di daerah lain, orang lebih sering mengatakan angkot, mikrolet, atau bemo.

Apakah lin termasuk bahasa baku?

Tidak. Lin termasuk kosakata regional dan percakapan, sedangkan bahasa baku memakai angkutan kota.

Sumber

WhatsAppXTelegramFacebook

Kata 3 huruf lainnya