Kodok atau katak? Dua nama untuk hewan yang sama
Kodok adalah amfibi yang tidak berekor saat dewasa dan hidup di dekat air. Kata ini sering dipakai bergantian dengan katak, tetapi kodok cenderung menunjuk jenis berkulit kasar.
Di sawah sesudah hujan, suara kodok bersahutan sampai malam. Dalam percakapan, kodok dan katak sering tertukar, padahal pemakaiannya agak berbeda. Kodok biasanya menunjuk hewan berkulit kasar dan bertubuh gemuk, sedangkan katak lebih sering dipakai untuk jenis berkulit licin dan berkaki panjang.
- Amfibi tak berekor yang hidup di dekat air. *Kodok melompat ke dalam kolam.*
- Sebutan umum untuk katak. *Anak-anak menangkap kodok di sawah.*
- Dalam cerita rakyat dan dongeng. *Pangeran dikutuk menjadi kodok.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| kodok | amfibi tak berekor | Kodok bersuara. |
| kodok-kodok | beberapa kodok | Kodok-kodok di rawa. |
| kodok sawah | kodok yang hidup di sawah | Kodok sawah berloncatan. |
| kodok buduk | kodok berkulit kasar | Kodok buduk di semak. |
| anak kodok | kodok muda | Anak kodok kecil. |
Kodok dalam kalimat
- Malam itu terdengar suara kodok dari arah sawah.Menggambarkan suasana pedesaan.
- Seekor kodok melompat dari batu ke air.Gambaran gerakan hewan.
- Dongeng tentang kodok dan putri sangat terkenal.Cerita anak tentang hewan.
Kodok, katak, dan peribahasa
Peribahasa yang terkenal adalah *bagai katak dalam tempurung*, bukan kodok dalam tempurung. Peribahasa itu menggambarkan orang yang wawasannya sempit. Kata kodok sendiri diduga berkaitan dengan bahasa Jawa *kodhok*, dan lebih terasa akrab daripada baku. Kamu akan sering menemukannya di rawa, sawah, dan kolam, tetapi di buku pelajaran kata katak lebih umum.
Apakah kodok dan katak berbeda?
Secara umum keduanya amfibi tak berekor. Dalam bahasa sehari-hari, kodok cenderung berkulit kasar dan katak berkulit licin.
Mengapa peribahasa memakai katak?
Karena katak dalam tempurung menggambarkan wawasan sempit, dan kata katak yang dipilih sejak dulu.