Ketua: yang dituakan untuk memimpin
Ketua adalah orang yang memimpin suatu perkumpulan, rapat, atau kelompok. Kata ini terbentuk dari ke- dan tua, yaitu yang dituakan.
Dalam organisasi sekecil kelas sampai sebesar lembaga negara, selalu ada ketua. Ketua adalah orang yang dituakan untuk memimpin, bukan selalu yang paling tua usianya. Berbeda dengan kepala, kata ketua lebih sering dipakai untuk perkumpulan dan kelompok yang dipilih anggotanya.
- Pemimpin suatu perkumpulan atau rapat. *Ketua RT membuka rapat warga.*
- Orang yang dipilih memimpin kelas. *Ketua kelas mencatat siapa yang hadir.*
- Dalam jabatan resmi. *Ketua umum partai itu berpidato.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| ketua | pemimpin | Ketua tim. |
| mengetuai | memimpin | Ia mengetuai panitia. |
| diketuai | dipimpin | Rapat diketuai Pak Budi. |
| ketua umum | pemimpin tertinggi | Ketua umum organisasi. |
| wakil ketua | pengganti ketua | Wakil ketua hadir. |
Ketua dalam kalimat
- Siapa yang menjadi ketua panitia tahun ini?Pertanyaan umum dalam organisasi.
- Rapat itu diketuai oleh seorang guru senior.Diketuai adalah bentuk pasif dari mengetuai.
- Para anggota memilih ketua baru.Menunjukkan hubungan antara ketua dan anggota.
Dari tua menjadi ketua
Kata ketua dibentuk dari awalan ke- dan kata dasar tua. Awalan ke- di sini menunjuk orang yang dituakan, bukan sekadar orang yang berumur. Dalam budaya Melayu dan Indonesia, menghormati yang tua memang berkaitan dengan kepemimpinan. Namun dalam pemakaian modern, ketua dipilih dari kecakapan dan kepercayaan, bukan sekadar umur. Atasan di perusahaan lebih lazim disebut bos atau pimpinan, sedangkan ketua cocok untuk pengurus yang dipilih oleh anggota.
Apa beda ketua dan kepala?
Ketua dipakai untuk perkumpulan atau kepanitiaan. Kepala biasanya untuk unit kerja, misalnya kepala sekolah.
Apa bentuk kerja dari ketua?
Mengetuai, artinya memimpin.