Ketik: bunyi tuts dan kata mengetik
Ketik berarti menekan tombol pada mesin ketik atau papan tombol untuk menghasilkan huruf. Kata ini juga meniru bunyi ringan benda keras yang beradu.
Dari mesin ketik tua hingga layar sentuh ponsel, kata ketik tetap dipakai. Kata ketik terdengar seperti bunyi yang dihasilkannya: ringan, cepat, dan berulang. Kata ini paling akrab dalam bentuk mengetik, dan cara kerjanya mudah dibayangkan lewat tombol dan huruf.
- Menekan tombol untuk menghasilkan huruf. *Ia mengetik laporan sampai malam.*
- Tulisan hasil ketikan. *Naskah ketikan itu rapi.*
- Dalam nama alat: mesin ketik. *Kakek masih menyimpan mesin ketik tua.*
Bentuk kata
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| ketik | tekan tombol (kata dasar) | Ketik nama kamu di sini. |
| mengetik | menulis dengan tombol | Ibu mengetik surat. |
| diketik | ditulis dengan papan tombol | Tugas harus diketik rapi. |
| ketikan | hasil mengetik | Ketikan itu bersih. |
| pengetikan | proses mengetik | Pengetikan naskah selesai. |
Contoh kalimat
- Silakan ketik kata sandi, lalu tekan masuk.Bentuk perintah dengan kata dasar tanpa awalan.
- Dia mengetik dua halaman dalam sepuluh menit.Mengetik meluluhkan k pada awal kata dasar.
- Surat itu diketik di atas kertas resmi.Pasif yang sering muncul dalam ragam resmi.
Bunyi yang menjadi kata
Banyak orang bertanya mengapa kata ini bunyinya seperti suara tuts. Bahasa Indonesia memang memiliki kata tiruan bunyi seperti *ketak-ketik* untuk suara benda ringan yang beradu. Kata ketik bisa dipahami sejalan dengan itu, walaupun asal pastinya tidak sepenuhnya jelas. Yang penting, mengetik tanpa awalan k tambahan adalah ejaan yang benar, bukan *mengkitik*.
Apakah mengetik dan menulis sama?
Mengetik memakai tombol, sedangkan menulis biasanya dengan tangan atau alat tulis.
Apakah ketik masih dipakai di ponsel?
Ya. Mengetik pesan di ponsel adalah pemakaian umum, meski tombolnya berupa layar.