Kera: monyet dan kerabatnya dalam sehari-hari dan peribahasa
Kera adalah hewan primata yang pandai memanjat dan hidup berkelompok; kata ini dipakai luas untuk monyet dan kerabatnya.
Kera menunjuk primata cerdas yang tinggal di hutan dan sering tampil dalam cerita rakyat. Dalam percakapan, kera dan monyet sering dipakai bergantian, tetapi ilmuwan membedakan keduanya berdasarkan ekor dan ukuran tubuh. Peribahasa kita pun memakai kera untuk menggambarkan sikap tertentu.
- Primata pemanjat pohon. *Sekelompok kera turun ke tepi jalan.*
- Kera dalam cerita. *Dongeng tentang kera dan buaya sangat terkenal.*
- Kiasan dalam peribahasa. *Ia gelisah seperti kera kena belacan.*
Kata dan frasa dengan kera
| Frasa | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| kera | nomina | primata |
| kera ekor panjang | frasa | jenis monyet umum di Asia |
| kera besar | frasa | orang utan, gorila, simpanse |
| kera sakti | frasa | tokoh dalam kisah klasik |
| kera liar | frasa | kera yang hidup bebas di alam |
| seperti kera kena belacan | peribahasa | gelisah tidak tentu arah |
Contoh kalimat
- Kera itu melompat dari dahan ke dahan.Kalimat deskriptif.
- Anak itu bergerak seperti kera kena belacan karena gugup.Peribahasa dipakai untuk gambaran gelisah.
- Pengelola kebun binatang memberi makan kera setiap pagi.Kegiatan sehari-hari.
Kera atau monyet?
Dalam bahasa Indonesia sehari-hari, monyet dan kera hampir sama. Secara ilmiah, kera besar seperti orang utan dan gorila tidak berekor, sedangkan monyet umumnya berekor. Hewan ini hidup di hutan dan banyak memanjat pohon. Bila bertemu kera liar, jangan memberinya makan sembarangan karena dapat mengubah perilakunya.
Apakah kera dan monyet sama?
Dalam percakapan hampir sama, tetapi dalam biologi keduanya dibedakan.
Mengapa ada peribahasa dengan kera?
Karena perilaku kera yang lincah dan gelisah mudah dijadikan perumpamaan.