Apa arti karunia dan kapan kata ini dipakai?
Karunia adalah pemberian atau anugerah yang diterima dari Tuhan atau dari pihak yang lebih tinggi, biasanya dirasakan sebagai berkah.
Kata karunia terdengar khidmat karena hampir selalu dipakai untuk sesuatu yang diterima, bukan sesuatu yang dibeli atau diusahakan. Karunia adalah hadiah yang membuat penerimanya merasa bersyukur. Dalam percakapan sehari-hari kata ini sering berdampingan dengan berkat dan berkah.
- Pemberian dari Tuhan. *Anak adalah karunia yang besar bagi keluarga itu.*
- Anugerah dari pihak yang berkuasa. *Dahulu raja memberikan tanah sebagai karunia kepada abdinya.*
- Kelebihan bawaan, bakat. *Suaranya yang merdu dianggap karunia.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| karunia | nomina | anugerah, pemberian |
| mengaruniai | verba | memberi karunia kepada seseorang |
| mengaruniakan | verba | memberikan sesuatu sebagai karunia |
| dikaruniai | verba pasif | menerima karunia |
| anugerah | nomina | sinonim dekat karunia |
Contoh pemakaian
- Pasangan itu dikaruniai dua orang anak.Bentuk pasif ini sangat lazim dalam kabar kelahiran.
- Tuhan mengaruniai kita kesehatan.Mengaruniai diikuti penerima, lalu benda yang diberikan.
- Hujan setelah kemarau panjang terasa seperti karunia.Pemakaian kiasan untuk hal yang sangat disyukuri.
Asal kata dari bahasa Sanskerta
Karunia berasal dari bahasa Sanskerta *karuαΉΔ*, yang berarti belas kasih. Dalam bahasa Indonesia maknanya bergeser dari perasaan kasih menjadi wujud nyata kasih itu, yaitu pemberian. Kata *anugerah* juga berasal dari Sanskerta dan kini hampir bersinonim dengan karunia. Bedanya, anugerah juga dipakai untuk penghargaan resmi, misalnya *anugerah musik* atau *anugerah sastra*, sedangkan karunia lebih sering bernuansa keagamaan. Perhatikan pula ejaan turunannya: huruf k pada kata dasar luluh setelah awalan me-, sehingga yang benar adalah *mengaruniai*, bukan *mengkaruniai*.
Apa bedanya karunia dan anugerah?
Keduanya berarti pemberian. Anugerah juga dipakai untuk penghargaan resmi, sedangkan karunia lebih sering dikaitkan dengan Tuhan.
Mana yang benar, mengaruniai atau mengkaruniai?
Yang baku adalah mengaruniai, karena k di awal kata dasar luluh.