Jago: dari ayam jantan hingga orang yang ahli
Jago berarti ayam jantan, dan dalam percakapan berarti orang yang ahli atau unggul dalam suatu hal.
Kata jago pernah hanya bermakna ayam jantan. Dari burung yang tampil gagah dan berani di arena itulah muncul makna orang yang unggul, yang dijagokan banyak orang. Karena itu kalimat "dia jago masak" terasa wajar dan hangat.
- Ayam jantan. *Jago itu berkokok sebelum subuh.*
- Ahli atau unggul dalam suatu hal. *Adikku jago matematika.*
- Calon atau pilihan yang diandalkan (percakapan). *Tim itu dijagokan menjadi juara.*
Bentuk dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| jago | nomina/adjektiva | ayam jantan; ahli |
| jagoan | nomina | orang yang dianggap jago; tokoh andalan |
| menjagokan | verba | mengandalkan; memilih sebagai pemenang |
| dijagokan | verba | diandalkan sebagai yang terbaik |
| kejagoan | nomina | keunggulan |
| ayam jago | frasa | ayam jantan |
Contoh kalimat
- Dia jago bermain catur sejak kecil.Ragam santai yang tetap sopan; baku untuk percakapan.
- Para penonton menjagokan tim tuan rumah.Kata kerja aktif dengan awalan me- dan akhiran -kan.
- Jagoan kampung itu ternyata sangat ramah.Jagoan dapat bermakna tokoh utama atau orang yang disegani.
Dari arena ke percakapan
Sabung ayam adalah tradisi lama di Nusantara, dan ayam jantan terbaik disebut jago. Dari situ muncul ungkapan *jago kandang* yang berarti hanya unggul di tempat sendiri. Ungkapan ini cocok untuk orang yang berani di depan keluarga tetapi kalah di luar. Bandingkan dengan ayam dan juara yang saling berhubungan.
Apakah jago sama dengan pintar?
Tidak persis. Jago menekankan kemahiran atau keterampilan, sedangkan pintar menekankan kecerdasan.
Apakah jagoan selalu bermakna tokoh baik?
Tidak selalu. Maknanya bergantung pada konteks: bisa pahlawan, bisa pula orang yang ditakuti.