Impor, bukan import: ejaan dan arti yang benar
Impor adalah kegiatan memasukkan barang dari luar negeri ke dalam negeri. Lawan katanya adalah ekspor.
Impor adalah kegiatan memasukkan barang atau jasa dari luar negeri ke dalam negeri untuk dijual atau dipakai. Pasangannya adalah ekspor. Ejaan baku dalam bahasa Indonesia adalah impor, bukan import, dan ekspor, bukan export. Kata ini dipinjam dari bahasa Belanda import yang disesuaikan dengan pola bunyi bahasa kita.
- Pemasukan barang dari luar negeri (nomina). *Impor beras dikurangi tahun ini.*
- Barang yang dimasukkan (nomina). *Produk impor biasanya lebih mahal.*
- Memasukkan barang dari luar (verba: mengimpor). *Indonesia mengimpor gandum.*
Bentuk kata turunan
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| impor | pemasukan dari luar negeri | Impor gula. |
| mengimpor | memasukkan barang asing | Mengimpor kapas. |
| pengimpor | pelaku impor | Pengimpor beras. |
| importir | pedagang impor | Importir besar. |
| bea impor | pajak barang masuk | Bea impor naik. |
Contoh dalam kalimat
- Pemerintah membatasi impor ponsel bekas.Ragam berita ekonomi.
- Toko itu menjual cokelat impor dari Belgia.Impor dipakai sebagai adjektiva.
- Mereka mengimpor mesin dari Jerman dan mengekspor kopi ke Eropa.Kontras impor dan ekspor.
Impor, ekspor, dan perdagangan
Impor bersama ekspor membentuk neraca dagang sebuah negara. Jika nilai ekspor lebih besar, negara itu surplus; jika impor lebih besar, defisit. Barang yang masuk biasanya dikenai pajak dan bea masuk. Beberapa negara mendorong produksi sendiri agar tidak terlalu bergantung pada impor, terutama untuk pangan dan barang kebutuhan pokok. Importir adalah pelakunya, sedangkan pelaku ekspor disebut eksportir. Awalan meng- tetap utuh di depan huruf vokal, sehingga bentuknya mengimpor dan mengekspor.
Apakah import salah ejaan?
Ya. Dalam KBBI bentuk bakunya impor.
Apa lawan impor?
Ekspor, yaitu mengirim barang ke luar negeri.