Opsir: sebutan lama untuk perwira
Opsir adalah sebutan lama untuk perwira, yaitu anggota angkatan bersenjata atau kepolisian dengan pangkat di atas bintara.
Dalam cerita sejarah dan film perjuangan, kata opsir masih sering terdengar. Opsir adalah serapan lama dari bahasa Belanda untuk perwira, yaitu pemimpin pasukan yang berpangkat di atas bintara. Sekarang orang lebih sering memakai perwira.
- Perwira militer atau polisi. *Opsir itu memimpin satu kompi.*
- Pegawai berpangkat (kolonial). *Opsir kapal mengawasi muatan.*
Bentuk kata dan turunan
| Istilah | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| opsir | perwira (lama) | opsir Belanda |
| perwira | sebutan baku kini | perwira menengah |
| bintara | pangkat di bawah perwira | bintara polisi |
| tamtama | prajurit | tamtama muda |
| opsir muda | perwira berpangkat rendah | opsir muda berseragam |
| opsir polisi | perwira polisi (lama) | opsir polisi di kota |
Contoh dalam kalimat
- Seorang opsir memberi perintah kepada pasukan.Kalimat bernuansa sejarah.
- Dalam novel itu, opsir Belanda tampak tegas.Opsir sering muncul dalam sastra zaman kolonial.
- Perwira tinggi menghadiri upacara itu.Perwira adalah padanan modernnya.
Opsir dan pangkat di sekitarnya
- Opsir berasal dari bahasa Belanda *officier*, yang berakar pada Latin *officium*, tugas atau jabatan.
- Hierarki militer di Indonesia membagi golongan menjadi tamtama, bintara, dan perwira.
- Pangkat seperti letnan dan kolonel termasuk golongan perwira.
- Dalam teks lama, opsir sering ditulis berdampingan dengan nama kesatuan atau bangsa, misalnya opsir Belanda atau opsir Jepang.
- Kini opsir lebih sering muncul dalam novel sejarah daripada berita.
Apakah opsir masih dipakai sekarang?
Jarang. Kata ini terdengar kuno bagi sebagian orang, sehingga perwira lebih lazim.
Apa bedanya opsir dan prajurit?
Opsir memimpin dan berpangkat tinggi, sedangkan prajurit adalah anggota pasukan secara umum, termasuk yang berpangkat rendah.