Hadirin: sapaan untuk orang yang hadir
Hadirin adalah sebutan hormat untuk orang-orang yang hadir dalam suatu acara atau pertemuan, terutama saat berpidato.
Pembawa acara sering membuka sambutan dengan kata hadirin. Hadirin bukan nama satu orang, melainkan sebutan kolektif bagi semua yang hadir di ruangan. Dalam suasana yang lebih akrab, kata ini bersaing dengan tamu, tetapi hadirin terasa lebih formal.
- Orang-orang yang hadir dalam acara. *Hadirin dimohon berdiri.*
- Sapaan hormat kepada khalayak. *Hadirin yang saya hormati.*
- Peserta rapat atau sidang. *Hadirin memberi tepuk tangan.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| hadir | verba | ada di suatu tempat |
| hadirin | nomina | mereka yang hadir |
| kehadiran | nomina | keberadaan di suatu acara |
| menghadiri | verba | datang ke acara |
| menghadirkan | verba | mengadakan atau mendatangkan |
| hadirat | nomina | tempat kehadiran (Yang Mahakuasa) |
Contoh dalam kalimat
- Hadirin sekalian, acara akan segera dimulai.Bentuk sapaan di awal pidato.
- Ketua panitia berterima kasih kepada seluruh hadirin.Hadirin sudah bermakna jamak, tidak perlu diulang.
- Para hadirin diminta tenang.Bentuk para hadirin dianggap berlebihan oleh sebagian penutur.
Asal kata dan catatan ejaan
- Hadirin berasal dari bahasa Arab *hadirin*, bentuk jamak dari kata yang berarti orang yang hadir.
- Dalam bahasa Arab, akhiran -in menandai jamak, jadi hadirin sudah menunjuk banyak orang.
- Karena itu, banyak pakar bahasa menyarankan memakai hadirin tanpa para di depannya.
- Jangan tertukar dengan *hadiah*, yang artinya pemberian.
Apakah boleh mengucapkan para hadirin?
Dalam pemakaian sehari-hari ya, tetapi secara tata bahasa hadirin sudah jamak.
Apa bedanya hadirin dan tamu?
Hadirin adalah semua yang hadir, sedangkan tamu adalah orang yang diundang atau berkunjung.