Gas: dari ilmu alam sampai tabung dapur
Gas adalah zat yang tidak berbentuk dan menyebar mengisi ruang; dalam kehidupan sehari-hari, gas juga berarti bahan bakar rumah tangga.
Gas bukan kata Indonesia kuno, tetapi sangat dekat dengan kehidupan. Kata ini diciptakan pada abad ke-17 oleh ahli kimia Flandria, Jan Baptist van Helmont, dari kata Yunani *khaos*. Dari Belanda, kata itu sampai ke bahasa Indonesia.
- Zat yang menyebar mengisi ruang. *Oksigen adalah gas yang kita hirup.*
- Bahan bakar rumah tangga. *Tabung gas di dapur hampir habis.*
- Tarikan pedal kendaraan (percakapan). *Gas motornya terlalu kencang.*
Bentuk dan gabungan
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | gas | zat yang menyebar mengisi ruang |
| Gabungan | gas alam | bahan bakar dari bumi |
| Gabungan | tabung gas | wadah gas untuk dapur |
| Percakapan | ngegas | menarik gas kendaraan |
| Gabungan | gas buang | hasil pembakaran kendaraan |
Gas dalam kalimat
- Ayah mengganti tabung gas yang kosong.Pemakaian sehari-hari.
- Gas buang kendaraan mencemari udara kota.Bahasa ilmiah dan berita.
- Jangan ngegas di jalan yang ramai.Percakapan; ngegas juga berarti marah berlebihan.
Gas melon dan gas buang
Tabung gas ukuran tiga kilogram sering disebut *gas melon* karena warnanya hijau seperti melon. Gas ini dipakai untuk memasak di rumah tangga. Dalam percakapan, *ngegas* bisa berarti menekan pedal gas atau, secara kiasan, berbicara dengan emosi tinggi. Di dunia energi, bensin dan gas sama-sama bahan bakar, tetapi gas lebih ringan dan mudah menyebar di udara. Karena itu, penyimpanan tabung gas memerlukan ruang berventilasi. Kata yang lebih luas yaitu energi mencakup keduanya.
Apa asal kata gas?
Diciptakan oleh Jan Baptist van Helmont dari kata Yunani khaos.
Apa itu gas melon?
Sebutan populer untuk tabung gas hijau tiga kilogram.