Dol: kata teknis dari dunia perahu
Dol adalah kata teknis pelayaran untuk pasak atau penumpu tempat dayung bertumpu pada badan perahu.
Dol adalah kata kecil yang hidup di dermaga dan kampung nelayan. Tanpa dol, dayung tidak punya tumpuan, dan perahu tidak bisa dikayuh dengan tenaga. Kata ini termasuk kosakata teknis pelayaran yang tidak sering muncul di percakapan kota.
- Pasak penumpu dayung. *Dol di sisi perahu itu sudah aus.*
- Bagian badan perahu tempat dayung dipasang. *Nelayan memeriksa dol sebelum berangkat.*
- Istilah teknis tradisional. *Pembuat perahu menyebut dol dalam petunjuknya.*
Kata-kata sekelompok
| Kata | Arti | Hubungan dengan dol |
|---|---|---|
| dol | penumpu dayung | bagian perahu |
| dayung | alat pengayuh perahu | bertumpu pada dol |
| perahu | kendaraan air kecil | tempat dol dipasang |
| sampan | perahu kecil | sering memakai dol |
| mendayung | menggerakkan perahu | menggunakan dayung |
Dol dalam kalimat
- Dayung itu terlepas dari dol karena ombak besar.Gambaran pelayaran kecil.
- Dol dibuat dari kayu keras supaya tidak mudah patah.Bahasa pembuat perahu.
- Kakek mengganti dol yang sudah aus sebelum melaut.Bahasa nelayan.
Mengapa kata ini jarang kita dengar
Banyak kata teknik pelayaran bertahan hanya di komunitas pemakainya. Perahu bermotor makin umum, sehingga dol, yang dibutuhkan untuk dayung, lebih jarang dibicarakan. Namun kamus tetap mencatatnya karena kosakata seperti ini adalah bagian dari warisan bahasa maritim Nusantara. Bahan dol biasanya kayu yang keras dan liat. Karena kata ini sangat khusus, penulis sebaiknya menambahkan penjelasan bila pembaca belum akrab dengan perahu tradisional. Di bagian lain Indonesia, dol dapat memiliki sebutan daerah yang berbeda.
Apakah dol sama dengan dayung?
Tidak. Dayung adalah alat pengayuh, sedangkan dol adalah penumpunya.
Di mana dol dipasang?
Di sisi badan perahu, tempat dayung bertumpu saat dikayuh.