Diskusi: bertukar pendapat secara teratur
Diskusi adalah pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran tentang suatu masalah, atau percakapan terarah untuk mencari kesepakatan atau pemahaman.
Diskusi adalah kegiatan bertukar pikiran secara teratur tentang suatu persoalan. Berbeda dari pertengkaran, diskusi yang baik bertujuan memperjelas persoalan, bukan memenangkan salah satu pihak. Kata ini lazim di kelas, kantor, dan rapat warga. Dalam diskusi, setiap peserta diberi giliran bicara, dan pendapat didukung dengan alasan. Banyak diskusi berakhir dengan kesimpulan yang dicatat dalam laporan.
- Tukar pikiran yang terarah. *Kelas mengadakan diskusi tentang banjir.*
- Perbincangan untuk mencari jalan keluar. *Setelah diskusi panjang, mereka sepakat.*
- Pembicaraan tentang suatu topik di media. *Diskusi di grup itu cukup hangat.*
Turunan dari diskusi
| Bentuk | Kata | Contoh |
|---|---|---|
| Kata dasar | diskusi | Diskusi kelompok. |
| Aktif | berdiskusi | Kami berdiskusi di kantin. |
| Aktif transitif | mendiskusikan | Guru mendiskusikan tugas itu. |
| Pasif | didiskusikan | Masalah didiskusikan bersama. |
| Pelaku | peserta diskusi | Peserta diskusi. |
Contoh kalimat
- Mari kita diskusikan rencana liburan ini bersama-sama.Bentuk mendiskusikan memerlukan objek langsung.
- Siswa berdiskusi dalam kelompok kecil.Berdiskusi tidak memerlukan objek.
- Hasil diskusi akan disampaikan pekan depan.Bahasa pekerjaan dan sekolah.
Diskusi, debat, dan rapat
- Diskusi โ kerja sama mencari pemahaman atau jalan keluar.
- Debat โ adu argumen, sering ada pihak pro dan kontra yang dinilai.
- Rapat โ pertemuan resmi untuk memutuskan sesuatu.
- Asal kata โ dari bahasa Latin *discussio*, lewat bahasa Belanda *discussie*, yang berarti pemeriksaan atau pembahasan.
Apakah berdiskusi sama dengan mendiskusikan?
Hampir sama, tetapi berdiskusi tidak memerlukan objek, sedangkan mendiskusikan selalu diikuti hal yang dibahas.
Apakah diskusi berbeda dari debat?
Ya. Debat bersifat adu argumen, sedangkan diskusi bersifat bekerja sama mencari jawaban.