Derita: kesengsaraan yang ditanggung seseorang
Derita adalah kesengsaraan atau penderitaan lahir dan batin yang harus ditanggung seseorang. Kata ini bernada sastra dan lebih puitis daripada penderitaan.
Derita adalah beban yang terasa berat, bisa berupa sakit, kemiskinan, atau kesedihan. Dalam bahasa sehari-hari orang lebih sering memakai bentuk turunannya, yaitu menderita dan penderitaan. Derita lebih sering muncul dalam puisi, lagu, dan berita yang menyentuh perasaan.
- Kesengsaraan lahir dan batin. *Derita rakyat kecil tidak boleh dilupakan.*
- Penderitaan. *Ia menanggung derita seorang diri.*
- Sesuatu yang dialami dengan susah. *Derita itu berakhir setelah ia sembuh.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | derita | kesengsaraan |
| me- | menderita | mengalami kesengsaraan |
| pe-an | penderitaan | keadaan menderita |
| peN- | penderita | orang yang menderita sakit |
| Majemuk | suka duka | senang dan susah |
Derita dalam kalimat
- Derita korban banjir itu menggugah banyak orang.Bahasa berita yang empatik.
- Penderita diabetes perlu menjaga pola makan.Penderita dipakai di bidang medis.
- Dia menderita karena kehilangan pekerjaan.Menderita sebagai kata kerja.
Derita, duka, dan nyeri
Derita sering dibandingkan dengan duka dan nyeri. Duka lebih tertuju pada kesedihan karena kehilangan, nyeri pada rasa sakit fisik, sedangkan derita mencakup keduanya dan lebih luas. Dalam pelajaran bahasa, derita termasuk kata dasar yang berimbuhan: menderita, penderita, penderitaan. Perhatikan bahwa *penderita* dipakai untuk orang yang mengidap penyakit, bukan untuk orang yang bersedih. Gaya sastra sering mengulangnya sebagai *suka dan derita* untuk menggambarkan seluruh pengalaman hidup. Kata derita pun hidup dalam judul lagu dan sajak, tempat penulis mengubah pengalaman pahit menjadi karya yang dapat dinikmati banyak orang.
Apa beda derita dan penderitaan?
Derita adalah kata dasar yang puitis, penderitaan adalah bentuk umum untuk keadaan menderita.
Apakah penderita sama dengan pasien?
Tidak. Penderita menekankan keadaan sakitnya, pasien menekankan hubungan dengan tenaga kesehatan.