Batin: kehidupan dalam hati dan pikiran
Batin adalah hal yang ada di dalam hati dan perasaan, kebalikan dari lahir; kata ini sering muncul dalam frasa lahir dan batin.
Batin menunjuk apa yang tidak tampak dari luar. Orang bisa tersenyum di wajah sambil menanggung gelisah di batin. Kata ini sering dipasangkan dengan lahir untuk menyebut manusia seutuhnya.
- Sesuatu yang ada di dalam hati. *Ia menahan rasa sakit di batin.*
- Hal rohani atau perasaan. *Kebutuhan batin tidak kalah penting.*
- Dalam frasa lahir batin: sepenuhnya. *Mohon maaf lahir dan batin.*
Frasa dan bentuk dengan batin
| Frasa | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| lahir dan batin | seluruh diri, jasmani dan rohani | Kami berharap kebahagiaan lahir dan batin. |
| tekanan batin | beban perasaan | Ia mengalami tekanan batin. |
| siksaan batin | penderitaan perasaan | Siksaan batin lebih berat. |
| ketenangan batin | kedamaian hati | Ia mencari ketenangan batin. |
| batiniah | bersifat batin | Pengalaman batiniah sulit dijelaskan. |
Contoh batin dalam kalimat
- Saya meminta maaf lahir dan batin.Ucapan tradisional, terutama saat Lebaran.
- Kisah itu meninggalkan luka di batinnya.Gaya sastra yang lembut.
- Anak itu tampak tenang, tetapi batinnya bergolak.Menggambarkan konflik perasaan.
Batin dan lahir
Kata batin berasal dari bahasa Arab *bāṭin* yang berarti bagian dalam. Pasangannya, *zāhir* atau lahir, berarti bagian luar. Pasangan ini sudah menjadi ungkapan tetap yang mewakili manusia utuh. Itulah sebabnya ucapan "maaf lahir dan batin" terasa lengkap: meminta maaf atas perbuatan yang tampak dan perasaan yang tersembunyi. Bandingkan dengan hati yang lebih sering dipakai dalam percakapan sehari-hari, dan dengan jiwa yang menyentuh makna rohani.
Apa bedanya batin dan hati?
Hati lebih akrab dan umum, sedangkan batin terasa lebih formal dan puitis.
Mengapa orang mengucapkan lahir dan batin?
Karena ingin menyatakan permohonan maaf atau ucapan selamat yang menyeluruh, mencakup perbuatan dan perasaan.