Asumsi: dugaan yang dijadikan dasar berpikir
Asumsi adalah dugaan yang diterima sebagai dasar atau landasan berpikir, meskipun belum dibuktikan kebenarannya.
Asumsi adalah anggapan yang kita pakai sebagai titik awal, bahkan ketika belum ada bukti. Orang sering mengira asumsi sama dengan fakta, padahal asumsi justru hal yang belum diuji. Kata ini lazim dalam ilmu pengetahuan, ekonomi, dan percakapan sehari-hari.
- Dugaan yang diterima sebagai dasar. *Hitungan itu memakai asumsi harga stabil.*
- Anggapan pribadi. *Jangan membuat asumsi sebelum bertanya.*
- Syarat awal dalam penalaran. *Teorema ini berlaku dengan asumsi tertentu.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | asumsi | dugaan yang dijadikan dasar |
| ber- | berasumsi | mempunyai anggapan |
| me-kan | mengasumsikan | menganggap sebagai dasar |
| Gabungan | asumsi dasar | landasan awal penalaran |
| Lawan | fakta | kenyataan yang terbukti |
Asumsi dalam kalimat
- Saya berasumsi pertemuan ini selesai sebelum siang.Berasumsi lazim di kantor.
- Anggaran disusun dengan asumsi pertumbuhan lima persen.Bahasa ekonomi.
- Jangan asal berasumsi, tanyakan dulu kepadanya.Nada menasihati.
Asumsi, fakta, dan teori
Kata ini masuk dari bahasa Belanda *assumptie*, dari bahasa Latin *assumere* yang berarti mengambil untuk dirinya. Dalam penelitian, asumsi harus dinyatakan terang-terangan supaya orang lain bisa menilai hasilnya. Ia berbeda dari teori, yang sudah melalui pengujian, dan berbeda dari data, yang berupa fakta terukur. Kebiasaan baik yang diajarkan di sekolah adalah memeriksa asumsi sebelum bertindak, misalnya dengan bertanya, membaca sumber, atau menghitung ulang. Dengan begitu, kesimpulan yang diambil tidak bergantung pada tebakan.
Apa beda asumsi dan fakta?
Fakta sudah terbukti; asumsi baru diterima sementara sebagai dasar.
Apa bentuk verba dari asumsi?
Berasumsi atau mengasumsikan, tergantung apakah ada objeknya.