Arah: ke mana kamu menuju, dan siapa yang mengarahkan?
Arah adalah garis atau jurusan yang dituju, misalnya utara, selatan, timur, dan barat, atau tujuan suatu kegiatan.
Ketika kamu bertanya jalan, kamu sebenarnya menanyakan arah. Kata ini tidak hanya menunjuk mata angin, tetapi juga tujuan sebuah rencana atau kebijakan. Karena itu arah muncul di peta, di rapat sekolah, bahkan di pidato kenegaraan.
- Jurusan atau mata angin. *Rumah kami menghadap ke arah timur.*
- Tujuan atau maksud. *Diskusi itu kehilangan arah.*
- Bidang yang dihadapi. *Anginnya berubah arah menjelang sore.*
Bentuk kata dan turunannya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| arah | jurusan | arah selatan |
| mengarahkan | menunjukkan jurusan | mengarahkan senter |
| pengarahan | petunjuk resmi | pengarahan kepala sekolah |
| searah | menuju jurusan sama | kami searah |
| berlawanan arah | bertolak jurusan | mobil dari arah sebaliknya |
Contoh dalam kalimat
- Dari arah mana suara itu terdengar?Pertanyaan umum dalam percakapan sehari-hari.
- Guru mengarahkan murid ke ruang ujian.Mengarahkan memerlukan objek.
- Putar kemudi searah jarum jam.Searah jarum jam adalah ungkapan tetap.
Arah, arahan, dan tujuan
Jangan campur arah dengan arahan. Arah menunjuk jurusan, sedangkan arahan adalah petunjuk atau perintah yang diberikan atasan. Kata tujuan menyebut apa yang ingin dicapai, sedangkan arah menyebut jalan menuju ke sana. Alat bantu untuk menentukan mata angin adalah kompas, yang jarumnya selalu menunjuk ke utara magnetik. Dalam percakapan sehari-hari orang memakai arah kiri dan arah kanan, sedangkan peta dan navigasi memakai utara, selatan, timur, dan barat. Kebiasaan menyebut mata angin lebih umum di daerah tertentu, misalnya orang Bali yang sering menyebut kaja dan kelod.
Apa bedanya arah dan arahan?
Arah adalah jurusan yang dituju, sedangkan arahan adalah petunjuk atau instruksi.
Bagaimana menulis searah jarum jam?
Searah ditulis serangkai, sedangkan jarum jam terpisah.