Tudung: penutup kepala di Malaysia, penutup makanan di Jawa
Tudung berarti penutup, baik penutup makanan (tudung saji) maupun penutup kepala. Di Malaysia dan Brunei, tudung juga berarti jilbab.
Di meja makan Indonesia, tudung biasanya berarti tudung saji. Di Malaysia, kata yang sama dipakai untuk penutup kepala wanita, sehingga satu kata membawa dua gambaran yang berbeda. Maknanya dekat dengan tutup, yaitu sesuatu yang dipasang untuk menutupi.
- Penutup makanan (nomina). *Ibu menaruh tudung saji di atas lauk.*
- Penutup kepala (nomina, terutama Malaysia dan Brunei). *Dia memakai tudung berwarna biru.*
- Pelindung dari panas atau hujan (nomina). *Caping adalah tudung para petani.*
Bentuk kata dan turunannya
| Bentuk | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| tudung | penutup | tudung saji |
| menudung | menutupi | Awan menudung bukit. |
| bertudung | memakai tudung | Anak bertudung. |
| tertudung | tertutup | Wajahnya tertudung bayang. |
| tudung kepala | penutup kepala | Dipakai saat upacara. |
Contoh pemakaian
- Tolong tutup nasi itu dengan tudung saji agar tidak dihinggapi lalat.Pemakaian paling umum di Indonesia.
- Gadis itu bertudung putih ketika memasuki masjid.Pemakaian Malaysia dan sastra.
- Langit menudung puncak gunung pada pagi hari.Bahasa sastra.
Beda Indonesia dan Malaysia
- Indonesia: penutup kepala lazim disebut *jilbab* atau *kerudung*; tudung lebih ke tudung saji.
- Malaysia dan Brunei: tudung ialah kata umum untuk jilbab.
- Persamaan: di kedua negara, makna dasarnya tetap menutupi sesuatu.
- Jangan tertukar: *tutup* adalah kata kerja umum, sedangkan tudung adalah bendanya, sering tentang kepala.
Apakah tudung sama dengan jilbab?
Di Malaysia ya. Di Indonesia, jilbab lebih umum, sedangkan tudung lebih sering berarti tudung saji.
Apa itu tudung saji?
Penutup berbentuk kubah atau kerucut yang diletakkan di atas makanan agar bersih dari debu dan serangga. Bahannya bisa anyaman bambu, plastik, atau kain berjaring, dan di banyak rumah benda ini masih dipakai sehari-hari.