Plester: dari luka kecil sampai dinding rumah
Plester adalah pita perekat berlapis kain kasa untuk menutup luka kecil. Kata ini juga berarti adukan semen dan pasir untuk melapisi dinding.
Plester punya dua dunia: kotak obat dan bangunan. Di kotak obat, plester menutup luka kecil agar tetap bersih. Di bangunan, plester adalah lapisan adukan semen yang meratakan dinding bata. Kedua plester itu sama-sama menutupi sesuatu yang kasar agar terlindung.
- Pita perekat penutup luka. *Ibu menempelkan plester di jari adik.*
- Pita perekat untuk menempel atau menambal. *Kardus itu ditutup dengan plester cokelat.*
- Lapisan adukan semen pada dinding. *Plester dinding itu mulai retak.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| plester | nomina | pita perekat; lapisan dinding |
| memplester | verba | melapisi dengan plester |
| diplester | verba pasif | sudah dilapisi plester |
| plesteran | nomina | hasil memplester dinding |
| plester luka | frasa nomina | pita kecil untuk luka |
Contoh dalam kalimat
- Tutup lukamu dengan plester supaya tidak kotor.Plester luka dipakai untuk luka ringan.
- Tukang memplester dinding kamar sebelum dicat.Istilah pertukangan.
- Plesteran dinding itu sudah kering.Plesteran menamai hasil pekerjaan.
Asal kata dan merek
- Plester diserap dari bahasa Belanda *pleister*, yang juga punya dua arti: penutup luka dan lapisan dinding.
- Dalam percakapan, orang sering menyebut plester luka dengan nama merek tertentu, seperti halnya merek dipakai untuk benda sehari-hari lain.
- Untuk luka yang besar atau berdarah banyak, dipakai perban dan kain kasa, bukan plester.
- Ejaan bakunya *plester*; bentuk *pelester* tidak baku.
Apa bedanya plester dan perban?
Plester adalah pita perekat kecil, sedangkan perban adalah kain pembalut yang lebih panjang.
Apakah memplester hanya untuk dinding?
Umumnya ya. Untuk luka, orang biasanya berkata menempelkan plester.