pasaran: harga, hari pasar, dan sesuatu yang biasa
Pasaran adalah keadaan pasar, misalnya harga yang berlaku umum. Dalam budaya Jawa, pasaran juga berarti siklus lima hari pasar.
Pasaran dibentuk dari kata dasar *pasar* dengan akhiran -an. Dalam satu kata pasaran tersimpan harga cabai hari ini, kalender Jawa kuno, dan ejekan untuk wajah yang terlalu umum. Semua maknanya berakar pada pasar, tempat orang bertemu untuk berjual beli.
- Harga atau keadaan pasar. *Harga pasaran beras naik minggu ini.*
- Wilayah penjualan. *Produk itu sudah masuk pasaran luar negeri.*
- Hari pasar dalam penanggalan Jawa. *Hari pasaran Kliwon jatuh pada lima hari sekali.*
- Sesuatu yang sangat umum (percakapan). *Lagu itu terdengar pasaran.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| pasar | nomina | tempat berjual beli |
| pasaran | nomina | keadaan pasar; hari pasar |
| memasarkan | verba | menjual atau mempromosikan |
| pemasaran | nomina | kegiatan menjual produk |
| dipasarkan | verba pasif | dijual ke pasar |
Contoh dalam kalimat
- Rumah itu dijual di bawah harga pasaran.Harga pasaran berarti harga yang umum berlaku.
- Perusahaan itu memasarkan produknya lewat internet.Memasarkan adalah verba baku untuk kegiatan menjual.
- Desainnya terlalu pasaran, coba buat yang lebih unik.Ragam santai; pasaran di sini bermakna terlalu umum.
Lima hari pasaran Jawa
- Dalam penanggalan Jawa, satu pekan pasaran terdiri atas lima hari: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
- Dahulu, pasar di desa-desa Jawa buka bergiliran mengikuti hari pasaran ini, sehingga muncul nama seperti Pasar Legi dan Pasar Kliwon.
- Gabungan hari biasa dan hari pasaran disebut *weton*, misalnya Jumat Kliwon.
- Makna santai *pasaran* untuk sesuatu yang terlalu biasa muncul karena barang di pasar dijual dalam jumlah banyak. Bandingkan dengan pasokan yang menyangkut persediaan barang.
Apakah pasaran dalam arti biasa itu baku?
Makna terlalu umum lazim dalam percakapan, tetapi sebaiknya dihindari dalam tulisan resmi.
Apa arti hari pasaran?
Hari pasaran adalah salah satu dari lima hari dalam siklus pasar Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.