Parkir: menaruh kendaraan di tempat yang tepat
Parkir adalah menempatkan atau menghentikan kendaraan sementara di tempat tertentu dalam waktu tertentu.
Parkir adalah kegiatan menghentikan kendaraan sementara di tempat yang disediakan. Kata ini berasal dari bahasa Belanda *parkeren*. Dalam bahasa sehari-hari, parkir menjadi kata kerja sekaligus kata benda, tergantung konteksnya. Kamu mungkin mendengar kalimat seperti *mobil itu parkir di sana* atau *bayar parkir dua ribu*.
- Berhenti sementara (kata kerja). *Ayah parkir di depan toko.*
- Tempat atau tarif menghentikan kendaraan (kata benda). *Biaya parkir motor dua ribu rupiah.*
- Menaruh sesuatu untuk sementara (kiasan). *Rencana itu diparkir dulu sampai bulan depan.*
Bentuk kata
| Bentuk | Kata | Arti |
|---|---|---|
| Dasar | parkir | berhenti sementara |
| me- | memarkir | menaruh kendaraan |
| me-kan | memarkirkan | memarkir sesuatu untuk orang lain |
| di- | diparkir | ditaruh di tempat parkir |
| -an | parkiran | tempat parkir (bahasa lisan) |
| per-an | perparkiran | hal yang berkaitan dengan parkir |
Parkir dalam kalimat
- Tolong parkir mobilnya di sebelah kiri.Kalimat perintah sehari-hari.
- Motor saya diparkirkan oleh tukang parkir.Bentuk pasif berpelaku.
- Parkiran kampus penuh pada jam sibuk.*Parkiran* lebih akrab daripada *tempat parkir*.
Juru parkir dan arti kiasan
Di kota besar, orang yang mengatur parkir disebut tukang parkir atau juru parkir, yang di percakapan sering disingkat *jukir*. Kata *parkir* juga masuk ke ungkapan kiasan: rencana yang ditunda disebut *diparkir*. Kata parkir tidak terbatas pada mobil dan motor: pesawat juga *diparkir* di apron bandara, sedangkan kapal biasanya *bersandar* atau *berlabuh*.
Apa beda parkir dan berhenti?
Berhenti bisa sebentar saja, sedangkan parkir berarti menaruh kendaraan agak lama di tempat khusus.
Apakah memarkir atau memarkirkan yang benar?
Keduanya benar. Yang pertama menaruh sendiri, yang kedua biasanya menaruh untuk orang lain.