Musibah atau bencana: kapan memakai yang mana?
Musibah adalah kejadian menyedihkan yang menimpa seseorang atau sekelompok orang, seperti kecelakaan, sakit, atau kehilangan.
Musibah adalah kata untuk peristiwa yang datang tanpa diundang dan meninggalkan duka. Musibah bisa sebesar banjir yang melanda satu kota atau sekecil dompet yang hilang di pasar. Kata ini dekat maknanya dengan bencana, tetapi lebih personal.
- Kejadian menyedihkan yang menimpa. *Keluarga itu sedang ditimpa musibah.*
- Kecelakaan. *Musibah kebakaran terjadi di pasar semalam.*
- Cobaan hidup (dalam ragam keagamaan). *Ia menerima musibah itu dengan sabar.*
- Bencana yang menimpa banyak orang. *Warga bergotong royong setelah musibah banjir.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| musibah | nomina | kejadian menyedihkan |
| tertimpa musibah | frasa verba | mengalami musibah |
| korban musibah | frasa nomina | orang yang terkena musibah |
| bencana | nomina | sinonim yang lebih luas |
| malapetaka | nomina | sinonim yang lebih berat |
Contoh dalam kalimat
- Kami turut berduka atas musibah yang menimpa keluarga Anda.Kalimat belasungkawa yang sopan dan formal.
- Ia tertimpa musibah saat pulang dari sekolah.Kolokasi lazim: tertimpa atau ditimpa musibah.
- Sekolah mengumpulkan sumbangan untuk korban musibah.Korban musibah dipakai dalam berita dan pengumuman.
Asal kata dan nuansanya
Kata musibah berasal dari bahasa Arab *muṣībah*, yang berarti sesuatu yang menimpa. Karena itu, kolokasi yang paling alami adalah *ditimpa musibah* atau *tertimpa musibah*. Dalam pemakaian sehari-hari, musibah terasa lebih pribadi dan sering dikaitkan dengan sikap sabar dan tawakal, sedangkan *bencana* lebih sering dipakai untuk peristiwa alam berskala besar, seperti gempa dan tsunami. Kata *malapetaka* berasal dari bahasa Sanskerta dan terdengar paling dramatis. Saat musibah terjadi, orang biasanya memberikan bantuan kepada korban.
Apakah musibah selalu besar?
Tidak. Musibah bisa menimpa satu orang, misalnya jatuh sakit atau kehilangan barang.
Bagaimana menyampaikan simpati atas musibah?
Ucapan yang lazim adalah turut berduka cita atau semoga diberi ketabahan.