Apa itu martir dan dari mana asal katanya?
Martir adalah orang yang rela menderita atau gugur demi mempertahankan keyakinan atau perjuangannya. Kata ini serapan dari bahasa Belanda dan Latin.
Martir adalah orang yang menderita atau gugur karena mempertahankan keyakinan, agama, atau perjuangannya. Kata Yunani asalnya berarti "saksi", yaitu orang yang bersaksi atas keyakinannya meski risikonya berat. Bahasa Indonesia menyerapnya dari bahasa Belanda *martelaar*.
- Orang yang gugur demi keyakinan atau perjuangan. *Para martir itu dikenang setiap tahun.*
- Orang yang berkorban besar demi tujuan. *Dia rela menjadi martir demi keluarganya.*
- Orang yang suka menampilkan diri berkorban (kiasan). *Jangan bersikap seperti martir hanya untuk mendapat perhatian.*
Bentuk dan kata terkait
| Bentuk | Jenis | Arti |
|---|---|---|
| martir | kata benda | orang yang gugur demi keyakinan |
| kemartiran | kata benda | keadaan sebagai martir |
| syahid | serapan Arab | gugur dalam membela agama |
| menjadi martir | frasa | berkorban atau gugur demi tujuan |
| pahlawan | kata benda | orang yang berjasa besar |
| syuhada | serapan Arab | bentuk jamak dari syahid |
Contoh dalam kalimat
- Monumen itu dibangun untuk menghormati para martir.Konteks sejarah dan peringatan.
- Ia tidak ingin menjadi martir bagi tim yang tidak peduli.Pemakaian kiasan; sering bernada sedikit sinis.
- Kisah martir tercatat dalam banyak agama dan budaya.Konteks umum dan akademis.
Martir dan pahlawan
- Martir menekankan penderitaan atau kematian demi keyakinan.
- Pahlawan menekankan jasa dan keberanian, tidak harus sampai mengorbankan nyawa.
- Tentara yang gugur dalam tugas biasanya disebut pahlawan, bukan martir, kecuali bila terkait keyakinan.
Apakah martir sama dengan pahlawan?
Tidak sepenuhnya. Pahlawan dikenal karena jasa dan keberanian, sedangkan martir dikenal karena penderitaan atau kematian demi keyakinan.
Apakah menjadi martir selalu bernilai baik?
Dalam arti sejarah dan keagamaan, ya. Dalam arti kiasan sehari-hari, orang yang bersikap seperti martir bisa dianggap berlebihan.