Mangsa: hewan buruan dan korban dalam arti kiasan
Mangsa adalah hewan yang diburu dan dimakan oleh pemangsa. Secara kiasan, mangsa berarti korban yang menjadi sasaran pihak lain.
Mangsa adalah hewan yang menjadi sasaran buruan pemangsa. Dalam rantai makanan, setiap hewan bisa menjadi mangsa bagi yang lebih besar, kecuali puncak rantai itu sendiri. Dari makna ini lahir arti kiasan yang sangat sering muncul di berita.
- Hewan yang diburu untuk dimakan. *Rusa itu menjadi mangsa harimau.*
- Korban atau sasaran (kiasan). *Pejalan kaki sendirian rawan menjadi mangsa penjahat.*
- Sesuatu yang dihancurkan atau dilalap. *Rumah itu menjadi mangsa api.*
Kata turunan dari mangsa
| Bentuk | Jenis | Arti |
|---|---|---|
| mangsa | kata benda | hewan buruan atau korban |
| memangsa | kata kerja | memburu dan memakan |
| dimangsa | kata kerja pasif | diburu dan dimakan |
| pemangsa | kata benda | hewan yang memakan hewan lain |
| pemangsaan | kata benda | perbuatan memangsa |
| mangsa empuk | ungkapan | korban yang mudah diperdaya |
Contoh dalam kalimat
- Ikan kecil itu menjadi mangsa burung bangau.Pemakaian literal dalam pelajaran biologi.
- Harimau memangsa kijang di tepi sungai.Bentuk aktif memangsa dipakai dalam laporan atau cerita satwa.
- Pengguna yang tidak teliti mudah menjadi mangsa penipuan.Arti kiasan; sering muncul dalam berita dan imbauan.
Mangsa dan musim
- Dalam bahasa Jawa dan Sunda lama, mangsa punya arti lain, yaitu "musim" atau "waktu". Arti ini masih hidup dalam sistem pranata mangsa.
- Sistem tersebut membagi tahun menjadi musim-musim untuk petani Jawa, misalnya waktu menanam dan waktu panen.
- Dalam bahasa Indonesia baku, arti musim itu jarang dipakai; yang umum adalah arti hewan buruan.
- Kata yang bertalian dekat dengan tema ini adalah harimau, pemangsa terkenal di hutan Nusantara.
Apa beda mangsa dan korban?
Mangsa mengandung gambaran buruan yang diincar dengan sengaja, sedangkan korban bisa terkena kemalangan tanpa diincar siapa pun.
Apa arti mangsa empuk?
Mangsa empuk adalah orang atau pihak yang mudah ditaklukkan atau ditipu karena lemah atau lengah.