Luar, keluar, dan ke luar: awas salah tulis
Luar adalah bagian yang tidak berada di dalam sesuatu; lawan kata dalam.
Kata luar tampak sederhana, tetapi ia terlibat dalam salah satu kesalahan ejaan yang paling sering terjadi. Keluar ditulis serangkai bila berarti pergi dari dalam, sedangkan ke luar dipisah bila diikuti nama tempat. Itulah inti persoalannya.
- Bagian di sisi tepi atau tidak di dalam. *Cat bagian luar rumah sudah pudar.*
- Wilayah di sebelah luar. *Mereka makan di luar.*
- Sesuatu yang asing atau berasal dari tempat lain. *Ia pernah bekerja di luar negeri.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Makna | Contoh |
|---|---|---|
| luar | sisi bukan dalam | Pintu luar terbuka. |
| keluar | pergi dari dalam (satu kata) | Dia keluar kamar. |
| luar kota | di luar daerah kota | Dia tinggal di luar kota. |
| luar biasa | istimewa | Hasilnya luar biasa. |
| luar negeri | wilayah negara lain | Dia studi di luar negeri. |
Contoh dalam kalimat
- Hujan deras membuat kami tidak bisa bermain di luar.Di luar adalah frasa preposisi, ditulis terpisah.
- Adik keluar dari kelas lebih dulu.Keluar berarti perbuatan pergi dari dalam.
- Dia pergi ke luar negeri untuk berlibur.Ke luar negeri terpisah karena diikuti nama tempat.
Keluar atau ke luar?
- Keluar (serangkai) adalah kata kerja: *Ia keluar dari ruangan.*
- Ke luar (terpisah) dipakai sebelum nama tempat atau arah: *Dia berlibur ke luar kota.*
- Luar biasa ditulis terpisah dan bermakna istimewa: *Pertunjukan itu luar biasa.*
- Di luar ditulis terpisah karena di adalah kata depan.
- Lawan kata luar adalah dalam, seperti pada ruang dalam dan luar, atau pada halaman rumah.
Bagaimana membedakan keluar dan ke luar?
Jika kata kerja, tulis serangkai: keluar. Jika diikuti tempat seperti negeri atau kota, pisahkan: ke luar kota.
Apakah luar biasa ditulis serangkai?
Tidak. Tulis terpisah: luar biasa.