Kutukan: sumpah buruk dalam legenda
Kutukan adalah ucapan atau doa yang memohon agar seseorang ditimpa celaka, atau malapetaka yang diyakini datang sebagai akibat ucapan itu.
Banyak legenda Nusantara berpusat pada kutukan. Malin Kundang, anak yang durhaka kepada ibunya, dikisahkan berubah menjadi batu karena kutukan. Dalam cerita, kutukan sering menjadi pelajaran moral tentang akibat perbuatan buruk.
- Doa atau ucapan yang memohon celaka. *Penyihir itu mengucapkan kutukan.*
- Celaka yang menimpa akibat kutukan. *Desa itu dianggap terkena kutukan.*
- Kecaman keras (dari mengutuk). *Kutukan dunia terhadap serangan itu meluas.*
Bentuk kata dan turunan
| Bentuk | Kelas kata | Arti |
|---|---|---|
| kutuk | nomina/verba | doa buruk; menyumpahi |
| mengutuk | verba | menyumpahi; mengecam keras |
| dikutuk | verba pasif | terkena kutuk |
| terkutuk | adjektiva | terkena kutuk; sangat jahat |
| kutukan | nomina | hasil atau ucapan kutuk |
| pengutukan | nomina | proses atau tindakan mengutuk |
Contoh dalam kalimat
- Dalam legenda, Malin Kundang dikutuk menjadi batu.Bentuk pasif dikutuk lazim dalam cerita rakyat.
- Pemerintah mengutuk aksi kekerasan itu.Dalam berita, mengutuk berarti mengecam keras, bukan menyumpahi.
- Sang pangeran berusaha mematahkan kutukan.Mematahkan kutukan adalah ungkapan umum dalam cerita fantasi.
Dua wajah kata mengutuk
- Dalam cerita, mengutuk berarti mendoakan celaka, sering dengan kekuatan gaib.
- Dalam bahasa berita dan diplomasi, mengutuk berarti menyatakan kecaman keras, tanpa unsur gaib.
- Kata dasar kutuk diawali k, sehingga dengan awalan me- k luluh menjadi *mengutuk*, bukan *mengkutuk*.
- Jangan tertukar dengan *kutu*, serangga kecil pengisap darah.
Mengapa mengutuk, bukan mengkutuk?
Huruf k di awal kata dasar luluh jika mendapat awalan me-, seperti pada kata mengirim.
Apa arti negara mengutuk suatu serangan?
Negara itu mengecam keras serangan tersebut.
Apa arti kata terkutuk?
Terkutuk berarti terkena kutuk, dan secara kiasan dipakai untuk menyebut perbuatan yang sangat jahat atau tercela.